Jalan Tol Baru, Pengemudi Diminta Tidak Euforia Berlebihan

Kompas.com - 07/12/2018, 22:29 WIB
Kepala Bagian Operasional Korlantas Polri Komisaris Besar Benyamin, di sela susur tol Trans Jawa di Semarang, Jumat (7/12/2018).  KOMPAS.com/NAZAR NURDIN Kepala Bagian Operasional Korlantas Polri Komisaris Besar Benyamin, di sela susur tol Trans Jawa di Semarang, Jumat (7/12/2018).


SEMARANG, KOMPAS.com - Korps Lalu Lintas Polri kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak euforia secara berlebihan terkait kehadiran jalan tol.

Para pengendara diminta untuk tidak memacu kendaraan melebihi 100 km/jam.

Peringatan itu disampaikan Kepala Bagian Operasional Korlantas Polri Komisaris Besar Benyamin, di sela susur tol Trans Jawa di Semarang, Jumat (7/12/2018).


" Jalan tol baru euforia untuk mencoba jalan tol pasti ada. Kami imbau untuk terus waspada keselamatan lalu lintas," kata Benyamin, yang juga mantan Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah ini.

Baca juga: Jasa Marga Optimistis Tuntaskan 4 Jalan Tol Trans-Jawa Sebelum Natal

Benyamin mengatakan, untuk membatasi pengguna jalan memacu kecepatan lebih, nantinya di sejumlah titik ruas tol akan dipasangi kamera.

Kamera yang dipasang diklaim mampu menangkap kecepatan kendaraan yang melintas di tol Trans Jawa.

"Di tiap Polda akan disiapkan speed camera di beberapa tempat. Itu untuk mengawasi masyarakat yang terlalu senang di jalan lurus tanpa hambatan," katanya.

Menurut Benyamin, di ruas jalan tol, justru jalan lurus menjadi dominan terjadinya kecelakaan. Selain itu, pengguna jalan banyak yang belum paham jalur yang dilewati.

Oleh karena itu, kecepatan yang dianjurkan tidak lebih dari 100 km/jam. Jika kecepatan lebih dari itu, kendaraan akan sulit ditangani.

"Kecelakaan mendominasi jalan tol itu tidak terkendalinya kendaraan akibat kecepatan tinggi. Di jalan tol itu kecepatan maksimal itu 100 km, meski dirasakan kalau di tol itu kayak pelan," tambahnya.

Di jalan tol, pengemudi diwajibkan beristirahat jika memang capek. Dalam ketentuan, setiap 4 jam berkendara maka pengemudi harus istirahat.

"Manfaatkan rest area yang ada. Maksimal 4 jam kalau berkendara, lalu istirahat. Kalau kantuk itu berbahaya, apalagi kalau itu jalannya malam hari," pungkasnya. 



Terkini Lainnya

Seorang Ibu Rumah Tangga Tewas di Teras Rumah, Diduga Korban Perampokan

Seorang Ibu Rumah Tangga Tewas di Teras Rumah, Diduga Korban Perampokan

Regional
Dianggap Banyak Kecurangan, Massa Usul tes Urine untuk Komisioner KPU dan Bawaslu

Dianggap Banyak Kecurangan, Massa Usul tes Urine untuk Komisioner KPU dan Bawaslu

Regional
Asyik Ngopi di Halaman Rumah, Seorang Warga Diserang Harimau

Asyik Ngopi di Halaman Rumah, Seorang Warga Diserang Harimau

Regional
Terkait Tewasnya Anggota TNI, Polres Jayapura Kota Tetapkan Tiga Tersangka

Terkait Tewasnya Anggota TNI, Polres Jayapura Kota Tetapkan Tiga Tersangka

Regional
Selama Masa Lebaran, Peserta BPJS Kesehatan Bebas Berobat di Mana Saja

Selama Masa Lebaran, Peserta BPJS Kesehatan Bebas Berobat di Mana Saja

Regional
Di Aceh, Kereta Perintis Jadi Wisata Transportasi untuk Anak

Di Aceh, Kereta Perintis Jadi Wisata Transportasi untuk Anak

Regional
22 Titik Jalur Mudik Rawan Macet di Jatim, 6 Titik Ada di Tol

22 Titik Jalur Mudik Rawan Macet di Jatim, 6 Titik Ada di Tol

Regional
Rumah Sakit Jiwa Bengkulu Benarkan Rawat Pasien Stres karena Pemilu

Rumah Sakit Jiwa Bengkulu Benarkan Rawat Pasien Stres karena Pemilu

Regional
7 Fakta Siswa Tak Lulus Karena Kritisi Kepsek, Ingin Kuliah Hukum hingga Berpelukan dengan Kepsek

7 Fakta Siswa Tak Lulus Karena Kritisi Kepsek, Ingin Kuliah Hukum hingga Berpelukan dengan Kepsek

Regional
Begal di Jalur Mudik Aceh-Medan Libatkan Siswa SMA

Begal di Jalur Mudik Aceh-Medan Libatkan Siswa SMA

Regional
Antraks di Gunungkidul Yogyakarta Belum Menular ke Manusia

Antraks di Gunungkidul Yogyakarta Belum Menular ke Manusia

Regional
Melaut untuk Belikan Baju Lebaran Anak Istri, Nelayan Ini Hilang Terseret Gelombang

Melaut untuk Belikan Baju Lebaran Anak Istri, Nelayan Ini Hilang Terseret Gelombang

Regional
Seragam Mirip TNI Diamankan dari Lokasi Perusakan Kantor Polsek di Sampang

Seragam Mirip TNI Diamankan dari Lokasi Perusakan Kantor Polsek di Sampang

Regional
 Sebarkan Ujaran Kebencian Kepada Kepala Negara, PNS di Aceh Ditangkap

Sebarkan Ujaran Kebencian Kepada Kepala Negara, PNS di Aceh Ditangkap

Regional
Sempat Meroket, Harga Cabai Rawit di Timika Kembali Turun

Sempat Meroket, Harga Cabai Rawit di Timika Kembali Turun

Regional

Close Ads X