Warga Padang Temukan 612 Peluru di Lapangan Bola - Kompas.com

Warga Padang Temukan 612 Peluru di Lapangan Bola

Kompas.com - 07/12/2018, 20:22 WIB
Ilustrasi peluruRockatansky Ilustrasi peluru

PADANG, KOMPAS.com- Warga Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Padang geger ketika ditemukan 612 butir peluru berjenis AK47 dan tiga buah selongsong peluru di lapangan bola mereka, Kamis (6/12/2018) sore.

Peluru yang diduga masih aktif tersebut langsung dibawa ke Mapolsek Koto Tangah untuk diamankan dan kemudian dibawa ke Mapolda Brimob Sumbar.

Kapolsek Koto Tangah Kompol Joni Darmawan menjelaskan, peluru ini ditemukan saat warga bernama Karel Putra (30), sedang membersihkan lapangan bola untuk perbaikan.

Baca juga: Cerita Bripka Andreas: Mata Kanan Saya Tertembak Peluru Kelereng dari Jarak 5 Meter

"Sewaktu membersihkan lapangan menggunakan cangkul, pemuda tersebut tanpa sengaja menemukan kotak karton berukuran lebih kurang 20 x 30 sentimeter yang sudah hancur, berada di dalam tanah dengan kedalaman lebih kurang 20 sentimeter," ujar Joni, Jumat (7/12/2018).

Menurut Joni, sebagian dari ratusan peluru berjenis AK47 yang sudah berkarat ini masih aktif.

Untuk lebih jelasnya, peluru-peluru ini akan diserahkan ke Satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah (Brimob Polda) Sumbar untuk diketahui asal-usul darimana datangnya peluru.


Terkini Lainnya

Pria Spanyol Simpan Jenazah Ibunya di Dalam Rumah selama Setahun

Pria Spanyol Simpan Jenazah Ibunya di Dalam Rumah selama Setahun

Internasional
Dikira Anjing Liar, Pemilik Toko Hewan Ternyata Selamatkan Rubah Perak

Dikira Anjing Liar, Pemilik Toko Hewan Ternyata Selamatkan Rubah Perak

Internasional
Ada Gelaran Semarang 10K, Perhatikan Penutupan Ruas-Ruas Jalan Ini

Ada Gelaran Semarang 10K, Perhatikan Penutupan Ruas-Ruas Jalan Ini

Regional
Polisi Tetapkan 2 Tersangka Pesta Seks di Sleman

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Pesta Seks di Sleman

Regional
Cegah Jajanan Terkontaminasi E-Coli, Dinkes Depok Imbau Warga Bawa Tempat Makan dan Minum Sendiri

Cegah Jajanan Terkontaminasi E-Coli, Dinkes Depok Imbau Warga Bawa Tempat Makan dan Minum Sendiri

Megapolitan
Sekjen PAN Menduga Kader Palsu PAN Ingin Cari Keuntungan dari Tim Jokowi-Ma'ruf

Sekjen PAN Menduga Kader Palsu PAN Ingin Cari Keuntungan dari Tim Jokowi-Ma'ruf

Nasional
PAN: Mereka Bukan Kader, Mungkin Orang yang Disewa, Dipakaikan Baju PAN untuk Foto

PAN: Mereka Bukan Kader, Mungkin Orang yang Disewa, Dipakaikan Baju PAN untuk Foto

Nasional
Keluarga Korban Lion Air JT 610 Dilarang Gugat Boeing

Keluarga Korban Lion Air JT 610 Dilarang Gugat Boeing

Regional
Bersiap, 'Agen-agen KPK' akan Sambangi Sekolah!

Bersiap, "Agen-agen KPK" akan Sambangi Sekolah!

Edukasi
Kementerian ESDM Pastikan Izin Lingkungan Pertambangan Jadi Kewenangan Pemda

Kementerian ESDM Pastikan Izin Lingkungan Pertambangan Jadi Kewenangan Pemda

Regional
KPAI: Putusan MK Beri Ruang untuk Kesempatan Pendidikan 12 Tahun

KPAI: Putusan MK Beri Ruang untuk Kesempatan Pendidikan 12 Tahun

Nasional
Ada Kasus E-coli, Dinkes Depok Tingkatkan Pengawasan Jajanan Sekolah

Ada Kasus E-coli, Dinkes Depok Tingkatkan Pengawasan Jajanan Sekolah

Megapolitan
Maleo dan Satwa Endemik Jadi Magnet Ekowisata 6 Desa di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone

Maleo dan Satwa Endemik Jadi Magnet Ekowisata 6 Desa di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone

Regional
Polri Ungkap Peredaran Sabu 22 Kg dari Malaysia

Polri Ungkap Peredaran Sabu 22 Kg dari Malaysia

Nasional
Nonton Langsung Pesta Seks, Setiap Orang Dipungut Biaya Rp 1,5 Juta

Nonton Langsung Pesta Seks, Setiap Orang Dipungut Biaya Rp 1,5 Juta

Regional

Close Ads X