40 Kontainer Kayu Merbau asal Papua Diselundupkan ke Surabaya

Kompas.com - 07/12/2018, 19:34 WIB
34 kontainer kayu Merbau diamankan di Depo PT SPIL di Surabaya, Jumat (7/12/2018)KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL 34 kontainer kayu Merbau diamankan di Depo PT SPIL di Surabaya, Jumat (7/12/2018)

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebanyak 40 kontainer kayu jenis merbau gagal diselundupkan ke Surabaya.

Kayu-kayu tanpa dilengkapi dokumen resmi itu dikirim dari Sorong, Papua.

Kayu-kayu tersebut kini berada di gudang Depo PT Salam Pacific Indonesia Lines (PT SPIL), di Jalan Teluk Bayur, kawasan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dan disita oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Baca juga: Setiap Musim Hujan, Sampah Kayu dan Bambu Penuhi Pantai Wisata Congot

"Dokumen pengiriman kayu tersebut tidak sesuai dengan barangnya," kata Dirjen Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Rasio Riho Sani, Jumat (7/12/2018).

Dari Sorong, 40 kontainer kayu merbau itu dikirim lewat jalur laut pada 25 November dengan Kapal Hijau Jelita milik PT SPIL, dan sampai di Surabaya pada 1 Desember lalu.

"6 kontainer sudah diambil pemesannya, 3 kontainer oleh perusahaan pengolah kayu di Pasuruan, dan 3 kontainer sisanya oleh perusahaan pengolah kayu di Gresik," ujar dia.

Pihaknya sampai saat ini terus bekerja menelusuri siapa pemilik kayu-kayu tersebut.

"Atas aksi penyelundupan tersebut, negara dirugikan Rp 12 miliar, tapi fokus kami pada bagaimana menegakkan hukum dan menjaga kelestarian hutan dari pembalakan liar," ucap dia.

Bantah terlibat

Sementara itu, perusahaan pelayaran PT SPIL, membantah terlibat dalam penyelundupan 40 kontainer kayu merbau asal Papua tersebut.

Corporate Affairs PT SPIL, Dominikus Putranda, mengatakan, sebelum barang masuk ke kapal, petugas SPIL telah menerima surat-surat yang dianggap lengkap.

Baca juga: Curi Kayu Hutan untuk Kapal, Pemilik Galangan Ditangkap di Riau

 

Karena surat tersebut mencantumkan otorisasi dari lembaga yang berwenang.

"Sebagai pemilik kapal, SPIL tidak dalam posisi untuk menentukan keabsahan dokumen barang-barang yang akan masuk ke kapal, tapi kalau SOP barang masuk kapal, sudah dilakukan oleh pegawai kami," kata dia.

Perusahaannya sangat mendukung upaya pemerintah memberantas ilegal logging, karena itu, pihaknya saat ini sedang melakukan investigasi internal untuk mendapatkan informasi yang jelas tentang peristiwa tersebut.

"Jika ditemukan ada pelanggaran, manajemen akan menindak tegas. Namun yang pasti, perusahaan kami ini sebenarnya korban," ucap dia.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Ribuan Orang Bakal Banjiri Kota Semarang Bulan Depan

Ribuan Orang Bakal Banjiri Kota Semarang Bulan Depan

Regional
Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Regional
PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

Regional
Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Regional
Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Regional
Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Regional
Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Regional
Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Regional
Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Regional
2 Hari Terombang-ambing di Laut, 3 Nelayan Ditemukan Selamat

2 Hari Terombang-ambing di Laut, 3 Nelayan Ditemukan Selamat

Regional
Sinar Api Kembali Muncul dari Kawah Gunung Karangetang

Sinar Api Kembali Muncul dari Kawah Gunung Karangetang

Regional
Kronologi Bocah 6 Tahun Digigit 2 Anjing Milik Villa di Sleman, Ayah Khawatir Anaknya Kena Rabies

Kronologi Bocah 6 Tahun Digigit 2 Anjing Milik Villa di Sleman, Ayah Khawatir Anaknya Kena Rabies

Regional
Terpeleset di Sungai Ciliwung, Seorang Bocah Ditemukan Meninggal Dunia

Terpeleset di Sungai Ciliwung, Seorang Bocah Ditemukan Meninggal Dunia

Regional
Prada DP Pembunuh Fera Oktaria Kabur ke Padepokan Setelah Jual Sepeda Motor Korban

Prada DP Pembunuh Fera Oktaria Kabur ke Padepokan Setelah Jual Sepeda Motor Korban

Regional

Close Ads X