Dandim Tana Toraja Tegaskan Korban Penembakan KKB di Nduga Papua Bukan Anggota TNI

Kompas.com - 07/12/2018, 17:59 WIB
TNI Dandim 1414 Tana Toraja dan Kapolres Tana Toraja dampingi keluarga korban Anugerah Tandi Rannu di desa Kantun Poya, kecamatan Kapala Pitu, Toraja Utara, Jumat (07/12/2018)KOMPAS.com/AMRAN AMIR TNI Dandim 1414 Tana Toraja dan Kapolres Tana Toraja dampingi keluarga korban Anugerah Tandi Rannu di desa Kantun Poya, kecamatan Kapala Pitu, Toraja Utara, Jumat (07/12/2018)

TORAJA UTARA, KOMPAS.com – Isu beredarnya pekerja Trans Papua di Nduga Provinsi Papua adalah anggota TNI dikomentari oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) 1414 Tana Toraja.

Letkol CZI Hiraz Marnaek Saragih mengatakan, seluruh korban penembakan oleh Kelompok  kriminal bersenjata ( KKB) asal Tana Toraja bukan anggota TNI.

“Kami sudah klarifikasi bahwa sampai dengan saat ini khususnya warga Toraja dan Toraja Utara menjadi korban penembakan KKB yang akan kembali kesini sampai saat ini tidak ada yang dari Tentara atau TNI, jadi mereka adalah pekerja swasta,” katanya, Jumat (07/12/2018).

Baca juga: Anugerah, Remaja Korban Penembakan KKB di Nduga Papua, Bekerja untuk Biayai Adiknya

Saat ditanya awak media tentang perlunya surat keterangan dari daerah ini bahwa mereka benar-benar bukan anggota TNI, Hiraz mengatakan bahwa tidak perlu dilakukan klarifikasi.

“Saya rasa tidak perlu karena untuk apa yah, jadi intinya klarifikasi itu kita tidak butuh untuk mengklarifikasi karena faktanya memang bukan tentara tapi memang pekerja swasta,” ucapnya.

Kata dia, di Papua ada beberapa pekerjaan yang diserahkan kepada TNI tetapi untuk kejadian ini hasil klarifikasi, bukan anggota TNI.

“Informasi resminya adalah pekerja swasta,” ujarnya.

Sementara Kapolres Tana Toraja AKBP Julianto P Sirait mengatakan, jumlah warga Tana Toraja yang menjadi korban penembakan KKB sebanyak 9 orang yang tersebar di beberapa daerah di Toraja dan Toraja Utara.

“Kami masih melakukan pendataan, data yang kami punya sekarang ada 9 orang yang tersebar di beberapa tempat seperti Rinding Allo, Sopae, Sanggalangi dan Baruppu,” jelasnya.

Julianto mengatakan, saat ini aparat TNI dan Polri serta pemerintah daerah mendampingi keluarga korban dan mencari kepastian dan koordinasi antarpihak.

“Jadi kita sama-sama bersabar, jika ada informasi apapun akan kami sampaikan perkembangannya. Kami TNI, Polri dan Pemerintah mengucapkan bela sungkawa,” tuturnya.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Regional
PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

Regional
Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Regional
Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Regional
Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Regional
Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Regional
Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Regional
Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Regional
2 Hari Terombang-ambing di Laut, 3 Nelayan Ditemukan Selamat

2 Hari Terombang-ambing di Laut, 3 Nelayan Ditemukan Selamat

Regional
Sinar Api Kembali Muncul dari Kawah Gunung Karangetang

Sinar Api Kembali Muncul dari Kawah Gunung Karangetang

Regional
Kronologi Bocah 6 Tahun Digigit 2 Anjing Milik Villa di Sleman, Ayah Khawatir Anaknya Kena Rabies

Kronologi Bocah 6 Tahun Digigit 2 Anjing Milik Villa di Sleman, Ayah Khawatir Anaknya Kena Rabies

Regional
Terpeleset di Sungai Ciliwung, Seorang Bocah Ditemukan Meninggal Dunia

Terpeleset di Sungai Ciliwung, Seorang Bocah Ditemukan Meninggal Dunia

Regional
Prada DP Pembunuh Fera Oktaria Kabur ke Padepokan Setelah Jual Sepeda Motor Korban

Prada DP Pembunuh Fera Oktaria Kabur ke Padepokan Setelah Jual Sepeda Motor Korban

Regional
Pembakar Surat Suara di Gunungkidul Divonis Hukuman Percobaan 6 Bulan

Pembakar Surat Suara di Gunungkidul Divonis Hukuman Percobaan 6 Bulan

Regional

Close Ads X