Keluarga Korban Penembakan KKB di Nduga Papua Berharap Jenazah Dimakamkan di Daerahnya

Kompas.com - 07/12/2018, 15:30 WIB
Kedua orangtua Anugerah Tandi Rannu saat ditemui di rumahnya di desa Katun Poya, kecamatan Kapala Pitu, Toraja Utara, Jumat (07/12/2018) KOMPAS.com/AMRAN AMIR Kedua orangtua Anugerah Tandi Rannu saat ditemui di rumahnya di desa Katun Poya, kecamatan Kapala Pitu, Toraja Utara, Jumat (07/12/2018)

TORAJA UTARA, KOMPAS.com - Dua korban penembakan di Kabupaten Nduga Papua, yakni Anugrah Tandi Rannu dan Alpianus, dipastikan sudah tewas.  Hal ini disampaikan oleh keluarga korban saat ditemui di kediaman mereka di Dusun Poya, Lembang Katun Poya, Kecamatan Kapala Pitu, Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Jumat (07/12/2018).

Tangis keluarga tak dapat dibendung saat mendengar keluarga tewas di Papua.

Nelson Salempang, bapak kandung dari Anugrah Tandi Rannu yang merupakan korban penembakan mengaku sudah mendapat kepastian atas tewasnya anak mereka dari korban yang selamat yakni Martinus Sampe. Saat ini, Martinus Sampe dirawat di salah satu rumah sakit di Wamena Papua.

“Siang itu sekitar jam 10.00 Wita korban selamat Martinus Sampe memberikan informasi kepada orang tuanya yang menyampaikan kepada saya, sabar saja karena anak kita bernama Anugerah Tandi Rannu sudah meninggal dunia,” katanya.

Baca juga: Keluarga Berharap Emanuel Selamat dari Pembantaian KKB di Nduga Papua

Sementara itu, Anita Limbu Datu yang juga merupakan istri dari korban atas nama Alpianus, memastikan suaminya tewas tertembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Anita mengatakan, suaminya Alpianus berencana akan merayakan Natal bersama keluarga di Toraja Utara, namun nasib berkata lain.

“Dia sudah mengatakan bahwa akan ikut Natal bersama keluarga di Toraja, bahkan dia juga sempat mengatakan kalau turun dari lokasi tempat kerjanya akan mengirimkan uang,” ucapnya sambil menangis.

Keluarga kedua korban berharap jenazah almarhum Anugrah Tandi Rannu dan Alpianus dapat dikebumikan di daerah asalnya yakni di desa Katun Poya, Kecamatan Kapala Pitu, Toraja Utara.

Hingga saat ini. rumah kedua korban penembakan diselimuti duka yang mendalam. Keluarga dan kerabat terus berdatangan dan berlinangan air mata di rumah duka.

Diketahui kedua korban adalah masih satu rumpun keluarga, yang bekerja sebagai karyawan PT Istaka Karya yang sedang melakukan pengerjaan proyek pembangunan jalan Trans Papua.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.