Fakta Kasus Penembakan 3 Warga Sipil oleh Serka KC, Diduga karena Utang Piutang hingga Kronologi Kejadian

Kompas.com - 07/12/2018, 15:04 WIB
Ilustrasi 
DIDIE SW/dok. Kompas.comIlustrasi

Baca Juga: Tiga Warga Prabumulih Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak di Kepala 

2. Serka KC ditemukan sekarat di sekitar lokasi rumah Deni

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk mengatakan, Serka KC ditemukan tak jauh lokasi kejadian dengan kondisi terluka akibat tembakan senjata api di bagian kepalanya.

Polisi segera membawa Serka KC ke Rumah Sakit AR Bunda Prabumulih untuk diberi pertolongan.

"Sudah kami identifikasi, dugaannya salah satu korban yang sekarat itu ada keterlibatan atau tidak. Dugaannya memang yang bersangkutan (pelaku). Tapi masih kami cek,"kata Tito, Kamis (6/12/2018).

Soal senjata yang digunakan, sambung Tito, pihaknya masih melakukan penyelidikan apakah rakitan atau organik.

"Nanti akan dicek dulu, senjata apa," ujarnya.

Baca Juga: Polisi Tembak Mati 2 Tersangka Penyelundup 39 Kg Sabu dari Malaysia

3. Kronologi penembakan 

Ilustrasi olah TKP Ilustrasi olah TKP

Pada hari Kamis (6/12/2018), Serka KC datang ke kediaman Deni Faisal bersama dua rekannya, Zainal dan Luken. 

Ketiga orang tiba ke rumah Faisal mengendarai mobil Toyota Rush warna hitam dengan pelat nomor BG 1361 ZB. 

Melihat Serka KC datang bersama Zainal dan Luken, Faisal segera menemui Serka KC. Keduanya lalu terlibat cekcok di samping teras rumah. 

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Identitas 2 WNA Korban Speed Boat Terbalik di Devil's Tear Nusa Lembongan

Identitas 2 WNA Korban Speed Boat Terbalik di Devil's Tear Nusa Lembongan

Regional
Fakta Ribuan Ikan Mati di Pantai Ambon, Bau Amis Menyengat hingga LIPI Ambil Sampel Bangkai

Fakta Ribuan Ikan Mati di Pantai Ambon, Bau Amis Menyengat hingga LIPI Ambil Sampel Bangkai

Regional
Kisah Afuk, Kayuh Sepeda Onthel Sejauh 276 Kilometer untuk Kembalikan Dompet

Kisah Afuk, Kayuh Sepeda Onthel Sejauh 276 Kilometer untuk Kembalikan Dompet

Regional
Siswa Iseng Bakar Sampah di Sekolah, 2 Laboratorium Ludes Terbakar

Siswa Iseng Bakar Sampah di Sekolah, 2 Laboratorium Ludes Terbakar

Regional
TPAS Makassar yang Terbakar Timbulkan Bau Menyengat, Sekolah Diliburkan

TPAS Makassar yang Terbakar Timbulkan Bau Menyengat, Sekolah Diliburkan

Regional
Fraksi Demokrat DPRD Bandung Benarkan Anggotanya Ditahan di Polresta Padang

Fraksi Demokrat DPRD Bandung Benarkan Anggotanya Ditahan di Polresta Padang

Regional
Akibat Kabut Asap,  Kualitas Udara Palangkaraya Masuk Kategori Berbahaya

Akibat Kabut Asap, Kualitas Udara Palangkaraya Masuk Kategori Berbahaya

Regional
Kronologi Pelanggar Lalu Lintas Bakar Motornya karena Ditilang

Kronologi Pelanggar Lalu Lintas Bakar Motornya karena Ditilang

Regional
Diduga Akibat Gunakan Steker Rusak, Rumah di Ngawi Ludes Dilalap Api

Diduga Akibat Gunakan Steker Rusak, Rumah di Ngawi Ludes Dilalap Api

Regional
Kasus Pidato Rasis Ketua Nasdem Tanjungpinang Dihentikan

Kasus Pidato Rasis Ketua Nasdem Tanjungpinang Dihentikan

Regional
 BNPB Kewalahan Padamkan Api, Kebakaran Meluas Kabut Asap Semakin Parah

BNPB Kewalahan Padamkan Api, Kebakaran Meluas Kabut Asap Semakin Parah

Regional
Pria Ini Tewas Dibacok Temannya karena Tertawa Sambil Merokok Saat Utang Ditagih

Pria Ini Tewas Dibacok Temannya karena Tertawa Sambil Merokok Saat Utang Ditagih

Regional
Kabut Asap di Palangkaraya Semakin Pekat, Sekolah Diliburkan

Kabut Asap di Palangkaraya Semakin Pekat, Sekolah Diliburkan

Regional
Kisah Relawan Lewati Bukit di Pedalaman NTT Demi Tolong Penderita Gangguan Jiwa yang Dipasung

Kisah Relawan Lewati Bukit di Pedalaman NTT Demi Tolong Penderita Gangguan Jiwa yang Dipasung

Regional
500 Pecinta Burung Termasuk Anggota Dewan Ramaikan Lomba Berkicau di Mamuju Tengah

500 Pecinta Burung Termasuk Anggota Dewan Ramaikan Lomba Berkicau di Mamuju Tengah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X