Motif Serka KC Tembak Kepala 3 Warga Prabumulih hingga Korban Tewas

Kompas.com - 07/12/2018, 13:34 WIB
Polres Prabumulih ketika melakukan identifikasi dan mengevakuasi tiga korban yang diduga ditembak oleh Serka KC. Kasus ini diduga disebabkan masala tang-piutang. ISTIMEWAPolres Prabumulih ketika melakukan identifikasi dan mengevakuasi tiga korban yang diduga ditembak oleh Serka KC. Kasus ini diduga disebabkan masala tang-piutang.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Motif pembunuhan tiga warga Prabumulih yang diduga dilakukan oleh oknum anggota TNI Serka KC telah menemukan titik terang.

Aparat Polda Sumsel serta Subden POM II/4 Prabumulih menemukan adanya dugaan utang piutang penyebab Serka KC nekat menembak ketiga korban, yakni Deny Faisal (45), Zainal Imron alias Zainal (45) dan Luken (35).

“Motif segala macam tentu saja sesuai laporan masalah utang piutang, tetapi kepastiannya tentu harus dimintai keterangan para pihak lain (saksi),” kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Jumat (7/12/2018).

Diterangkan Kapolda Sumsel, mulanya Serka KC datang ke kediaman Faisal dengan mengendarai mobil Toyota Rush warna hitam dengan pelat nomor BG 1361 ZB bersama dua rekannya yang juga ikut menjadi korban, yakni Zainal dan Luken.

Lalu Faisal menemui Serka KC hingga kemudian keduanya terlibat cekcok ketika di samping teras rumah.

Baca juga: Pengakuan Tetangga Soal 3 Warga Tewas dengan Luka Tembak di Kepala

Tiba-tiba Serka KC langsung mengeluarkan senjata api dan menembak kepala Faisal hingga korban tewas. Selain itu, Zainal dan Luken pun ikut ditembak oleh pelaku.

“Zainal dan Luken itu adalah teman dari Serka KC. Temannya kenapa ditembak juga? Itu yang akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” jelas Kapolda Sumsel.

Setelah menembak mati tiga korban, Serka KC langsung pergi menuju rumah rekannya di  perumnas GPE Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Pbm Timur, Kota Prabumulih, dengan menggunakan mobil.

Baca juga: Tiga Warga Prabumulih Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak di Kepala

Di sanalah, Serka KC melakukan percobaan bunuh diri dengan menembakkan kepalanya sendiri.

“Sempat kritis, lalu meninggal subuh tadi. Para korban siang ini akan dikebumikan oleh keluarga masing-masing,” ungkap Zulkarnain.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wakil Gubernur Jabar: 5.000 Kiai Akan Dites Corona, Pesantren Berpotensi Jadi Klaster Baru

Wakil Gubernur Jabar: 5.000 Kiai Akan Dites Corona, Pesantren Berpotensi Jadi Klaster Baru

Regional
Bogor Alokasikan Anggaran untuk Tenaga Medis, Ini Jumlah dan Rinciannya

Bogor Alokasikan Anggaran untuk Tenaga Medis, Ini Jumlah dan Rinciannya

Regional
11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

Regional
Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Regional
Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Regional
Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Regional
Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Regional
Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Regional
Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Regional
Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Regional
PDP Hamil yang Mengeluh via 'Live' Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

PDP Hamil yang Mengeluh via "Live" Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

Regional
Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Regional
Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Regional
Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Regional
Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X