Akibat Hujan Deras dan Abrasi, Dermaga Borong di Manggarai Timur Nyaris Ambruk - Kompas.com

Akibat Hujan Deras dan Abrasi, Dermaga Borong di Manggarai Timur Nyaris Ambruk

Kompas.com - 07/12/2018, 10:00 WIB
Ratusan warga mendatangi lokasi dermaga Borong yang nyaris ambruk akibat hantaman gelombang tinggi, abrasi pantai dan meluapnya Sungai Waebobo yang mengakibatkan jalan masuk dermaga jebol, Jumat (7/12/2018). BPBD Manggarai Timur Ratusan warga mendatangi lokasi dermaga Borong yang nyaris ambruk akibat hantaman gelombang tinggi, abrasi pantai dan meluapnya Sungai Waebobo yang mengakibatkan jalan masuk dermaga jebol, Jumat (7/12/2018).

BORONG, KOMPAS.com - Dermaga Borong di Kabupaten Manggarai Timur saat ini kondisinya nyaris ambruk. Dermaga yang sudah berusia 24 tahun tersebut terkena abrasi dan hujan deras.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Manggarai Timur Vinsenius Reamur menjelaskan, salah satu warga nelayan di kelurahan Kota Ndora bernama Kasim Amdin memberikan informasi seputar dermaga tersebut kepadanya.

Dermaga Borong sendiri dibangun tahun 1994, yakni saat Manggarai Timur masih masuk dalam Kabupaten Manggarai, sebelum dimekarkan menjadi kabupaten tersendiri.

Menurut Visensius yang meninjau dermaga tersebut pada Jumat (7/12/2018), dermaga dalam kondisi miring dan sebentar lagi akan ambruk apabila turun hujan lagi disertai gelombang tinggi di Pantai Selatan Manggarai Timur.

Baca juga: Hujan Deras, Jalan Masuk Dermaga Borong, Manggarai Timur Jebol

“Saya sudah bersama ratusan warga nelayan dan warga Kota Borong berada di sekitar lokasi jalan masuk ke dermaga Borong yang jebol dan terkena abrasi pantai. Warga tidak berani berjalan di atas dermaga karena kondisi dermaganya sudah miring," jelasnya kepada Kompas.com, Jumat (7/12/2018).

"Warga meminta kepada saya untuk menyalurkan aspirasi mereka ke Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, serta Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur agar nelayan bisa beraktivitas di sekitar dermaga itu seperti sandar kapal ikan dan lain sebagainya.”

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Timur Antonius Dergong menjelaskan, kondisi dermaga Borong memang sudah hampir ambruk.

Hujan deras dan abrasi pantai Borong mengakibatkan dermaga itu tak lama lagi akan ambruk. Selain itu gelombang deras dan tinggi di Pantai Selatan akan membuat tiang-tiang dermaga keropos.

Baca juga: Danau Teratai Rana Tonjong di Manggarai Timur Terbakar, Penyebab Belum Diketahui

“Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur melalui BPBD bersama instansi terkait sudah melaporkan ke Pemerintah Pusat tentang kondisi riil dermaga Borong di Manggarai Timur yang akan ambruk. Minggu depan saya akan membawa laporan kepada Pemerintah Pusat tentang dermaga Borong yang akan ambruk dan sudah berusia tua,” jelasnya.

Dergong mengimbau agar warga nelayan di Kota Borong dan warga Manggarai Timur tidak beraktivitas lagi di atas dermaga, baik untuk sandar kapal ikan maupun untuk memancing ikan pada pagi dan malam hari.

Warga harus tetap waspada dengan kondisi dermaga Borong yang sudah hampir ambruk.

“Saya sudah mengunjungi lokasi jalan masuk dermaga yang sisi baratnya sudah jebol akibat dihantam air yang meluap dari Sungai Waebobo dan abrasi pantai yang lama terjadi di pantai Borong tersebut,” jelasnya.



Close Ads X