BERITA POPULER NUSANTARA: Edy Rahmayadi Omeli Warganya hingga Pertemuan Tertutup Jokowi dan Sultan

Kompas.com - 07/12/2018, 05:15 WIB
Prajurit TNI berdoa sebelum menaiki helikopter dengan tujuan di Wamena, Papua, Rabu (5/12/2018). Aparat gabungan terus berusaha mengatasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga telah menewaskan 31 karyawan PT Istika Karya saat melakukan pengerjaan jalur Trans Papua di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra/aww. ANTARA/Iwan AdisaputraPrajurit TNI berdoa sebelum menaiki helikopter dengan tujuan di Wamena, Papua, Rabu (5/12/2018). Aparat gabungan terus berusaha mengatasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga telah menewaskan 31 karyawan PT Istika Karya saat melakukan pengerjaan jalur Trans Papua di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra/aww.

KOMPAS.com - Perkembangan terbaru tentang pertempuran dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua, terus menjadi sorotan pembaca.

Masyarakat, khususnya para keluarga korban, ingin mengetahui secara gamblang bagaimana nasib anggota keluarga mereka dan sejauh mana TNI-POlri mengatasi masalah keamanan di Nduga, Papua.

Selain itu, Gubernur NTT Viktor Laiksodat dan Kapolda NTT Raja Erizman kompak mewacanakan legalisasi minuman keras oplosan lokal, Moke dan Sopi. Apa alasan dua tokoh di NTT tersebut?

Berikut ini 5 berita populer Nusantara di Kompas.com, Kamis (6/12/2018):

1. Fakta pertempuran dengan KKB di Nduga, Papua

Jenazah para pekerja pembangunan jembatan di Nduga berhasil di evakuasi ke TimikaJohn Roy Purba/Istimewa Jenazah para pekerja pembangunan jembatan di Nduga berhasil di evakuasi ke Timika

Misi penyelamatan para pekerja proyek jembatan di Distrik Yigi, Nduga, Papua diwarnai pertempuran sengit dengan KKB. Sejumlah anggota TNI gugur, namun belum tahu berapa jumlah korban dari KKB.

Helikopter milik TNI diberondong tembakan anggota KKB saat mengevakuasi Serda Handoko. Selain itu, pasukan TNI-Polri mulai berhasil mengavakuasi para korban pembantaian KKB.

Aparat saat ini telah menguasai sejumlah wilayah di Nduga dan terus melakukan penyisiran anggota KKB pimpinan Egianus Kogoya.

Baca berita selengkapnya: 6 Fakta Pertempuran di Puncak Kabo, Helikopter TNI Diserang hingga Penemuan 15 Jasad

2. Antara Edy Rahmayadi, bebek dan antrian E-KTP

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution meninjau lokasi banjir dan longsor di Kabupaten Madina, Sumut, Rabu (14/11/2018)Dok: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provinsi Sumut Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution meninjau lokasi banjir dan longsor di Kabupaten Madina, Sumut, Rabu (14/11/2018)

Lagi, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, mengungkapkan pernyataan menarik. 

Saat itu Sang Gubernur sedang menyambangi lokasi pembuatan KTP elektronik di Gedung Serba Guna di Jalan Wiliam Iskandar, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Selasa (4/12/2018).

Sebelum Edy masuk ke ruangan pengambilan KTP, aksi dorong-dorongan sempat terjadi sehingga membuat beberapa orang pingsan. Edy pun segera meminta warganya untuk tertib. 

"Lakukan tertib semuanya, kalau ini tertib ini menjadi cepat. Sudah tiga orang pingsan di dalam, itu pun dipertahankan terus. Ini untung saya lewat situ tadi, kalau tidak sudah berapa banyak yang pingsan," ucapnya.

Lalu, Edy meminta warganya untuk mencontoh perilaku bebek.

" Bebek aja bisa antre masa kita tidak bisa antre," katanya singkat.

Baca berita selengkapnya: Tiga Orang Pingsan Saat Urus E-KTP, Gubernur Edy Rahmayadi Bilang "Bebek Aja Bisa Antre"

3. Moke dan sopi akan dilegalkan di NTT

Ketua rombongan turis Italia dan Jerman menerima Moke Kepok Sundung di Jembatan Waemokel, Manggarai Timur, NTT, Rabu (15/8/2018).KOMPAS.com/MARKUS MAKUR Ketua rombongan turis Italia dan Jerman menerima Moke Kepok Sundung di Jembatan Waemokel, Manggarai Timur, NTT, Rabu (15/8/2018).

Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Polisi Raja Erizman, mendukung Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, yang melegalkan pembuatan minuman keras ( miras) di wilayah itu.

Menurut Erizman, produksi minuman keras yang dimaksud yakni moke di Pulau Flores dan Sopi di Pulau Timor. Erizman mengatakan, aturan hukum dalam pembuatan dan peredarannya yang harus dibenahi.

"Sopi dan moke ini bukan oplosan. Jadi saya setuju dengan gubernur dan melegalkan minuman keras. Kalau sudah dilegalkan tentu ada aturan hukumnya dan tentu tidak melanggar hukum lagi," ucap Erizman, di Hotel Aston, Rabu (5/12/2018), kemarin.

Baca berita selengkapnya: Kapolda NTT Dukung Gubernur Viktor Laiskodat Legalkan Miras

4. Presiden Jokowi berkunjung ke Keraton Yogyakarta

Suasana pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono ke-X di Kratom Ngayogyakarta Hadiningrat, Kamis (6/12/2018).Agus Suparto/ Fotografer Kepresidenan Suasana pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono ke-X di Kratom Ngayogyakarta Hadiningrat, Kamis (6/12/2018).

Presiden Joko Widodo, Kamis (6/12/2018), berkunjung ke Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Saat itu, Presiden Joko Widodo disuguhi jajanan pasar.

"Jajanan pasar ada pastel, bendul, (kue) sus. (Disuguhi jajanan pasar) Ya karena orang Jawa," ujar GKR Mangkubumi, saat ditemui di Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Kamis (6/12/2018).

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan Gubernur DIY sekaligus Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan HB X, secara tertutup.

Baca berita selengkapnya: Berkunjung ke Keraton, Presiden Jokowi Disuguhi Kudapan Kegemaran Raja Yogyakarta

5. Puting beliung di Bogor, seorang warga tewas

Angin puting beliung yang melanda wilayah selatan Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/12/2018) sekitar pukul 15.00 WIB, menyebabkan satu orang tewas karena mobilnya tertimpa pohon tumbang.dok. BNPB Angin puting beliung yang melanda wilayah selatan Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/12/2018) sekitar pukul 15.00 WIB, menyebabkan satu orang tewas karena mobilnya tertimpa pohon tumbang.

Angin puting beliung yang melanda wilayah selatan Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/12/2018) sekitar pukul 15.00 WIB, menyebabkan satu orang tewas. Mobil korban tertimpa pohon tumbang.

Korban adalah Eni Retno (46), warga Perumahan Bogor Nirwana Residence, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, puting beliung yang disertai hujan deras menyebabkan pohon-pohon tumbang di Kelurahan Cipaku, Kelurahan Batutulis, Kelurahan Pamoyanan dan Kelurahan Lawanggintung.

"Data sementara, sebanyak 50 unit rumah mengalami kerusakan. Diperkirakan, jumlah rumah rusak akan bertambah," tutur Sutopo seperti dikutip dari keterangan tertulis, Kamis sore.

Baca berita selengkapnya: Puting Beliung Landa Bogor, Satu Orang Tewas, 50 Rumah Rusak

Sumber: KOMPAS.com (Ramdhan Triyadi Bempah, Wijaya Kusuma, Sigiranus Marutho Bere, Caroline Damanik)

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Rebutan Sebatang Pohon Asam, Kakek Ini Tewas Dibacok Pakai Parang

Gara-gara Rebutan Sebatang Pohon Asam, Kakek Ini Tewas Dibacok Pakai Parang

Regional
Warganya Sakit Makan Daging Busuk BPNT, Kepala Desa Ngamuk Buang Daging di Jalan

Warganya Sakit Makan Daging Busuk BPNT, Kepala Desa Ngamuk Buang Daging di Jalan

Regional
'Sejak Ada Corona, Pedagang Menderita Semua'

"Sejak Ada Corona, Pedagang Menderita Semua"

Regional
Gubernur Kepri Isdianto 2 Kali Tes Swab, Ini Hasilnya

Gubernur Kepri Isdianto 2 Kali Tes Swab, Ini Hasilnya

Regional
Seorang Pejabat Utama Polres Madiun Positif Covid-19, Pelayanan Tetap Berjalan

Seorang Pejabat Utama Polres Madiun Positif Covid-19, Pelayanan Tetap Berjalan

Regional
KPK Periksa 63 Kepala SMP yang Mundur karena Diperas Kejaksaan

KPK Periksa 63 Kepala SMP yang Mundur karena Diperas Kejaksaan

Regional
Perkosa Gadis 14 Tahun, Sopir dan Kernet Ajak Temannya untuk Menonton

Perkosa Gadis 14 Tahun, Sopir dan Kernet Ajak Temannya untuk Menonton

Regional
Syarat Perguruan Tinggi di DIY Gelar Kuliah Tatap Muka

Syarat Perguruan Tinggi di DIY Gelar Kuliah Tatap Muka

Regional
Polisi Bongkar Kasus Penipuan Penerimaan Taruna Akpol Senilai Rp 1 Miliar

Polisi Bongkar Kasus Penipuan Penerimaan Taruna Akpol Senilai Rp 1 Miliar

Regional
Pembantu Ini Sudah 4 Kali Cabuli Bayi sambil Video Call Suami

Pembantu Ini Sudah 4 Kali Cabuli Bayi sambil Video Call Suami

Regional
Fakta Pembantu Cabuli Bayi 8 Bulan saat Video Call Suami, Berusia 19 Tahun dan Residivis Narkoba

Fakta Pembantu Cabuli Bayi 8 Bulan saat Video Call Suami, Berusia 19 Tahun dan Residivis Narkoba

Regional
Cerita Dosen Unpad Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Cerita Dosen Unpad Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Regional
Staf KPU Yahukimo Dibunuh, Ketua KPU Minta Seluruh Jajaran Hati-hati Saat Jalankan Tugas

Staf KPU Yahukimo Dibunuh, Ketua KPU Minta Seluruh Jajaran Hati-hati Saat Jalankan Tugas

Regional
Jumlah Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Capai 1.451 Orang, Pendaftaran Masih Dibuka

Jumlah Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Capai 1.451 Orang, Pendaftaran Masih Dibuka

Regional
Social Engineering, Kejahatan yang Membuat Uang Rp 44 Juta Milik Nasabah Raib dalam 11 Menit

Social Engineering, Kejahatan yang Membuat Uang Rp 44 Juta Milik Nasabah Raib dalam 11 Menit

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X