Pemkot Surakarta Tak Segan Meja Hijaukan Pembuang Sampah Sembarangan

Kompas.com - 06/12/2018, 22:19 WIB
Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Surakarta Agus Sis Wuryanto di Solo, Jawa Tengah, Kamis (6/12/2018).KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Surakarta Agus Sis Wuryanto di Solo, Jawa Tengah, Kamis (6/12/2018).


SOLO, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta mengambil sikap tegas bagi masyarakat yang membuang sampah secara sembarang, terutama di sungai.

Hal ini untuk memberikan efek jera bagi masyarakat sehingga mereka tidak lagi membuang sampah sembarangan.

Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Surakarta Agus Sis Wuryanto mengatakan, masyarakat yang ketahuan secara sengaja membuang sampah tidak pada tempatnya maka akan diberikan hukuman berupa pemanggilan dan dilakukan BAP (berita acara pemeriksaan) serta membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

"Mereka yang ketahuan membuang sampah sembarangan kami undang ke kantor. Kami BAP, buat pernyataan, kemudian tidak mengulangi perbuatannya," kata Agus Sis kepada Kompas.com, di Solo, Jawa Tengah, Kamis (6/12/2018).

Baca juga: Terkait Kelola Sampah Daur Ulang, Pemprov Sulut Sambut Investasi China

Selama ini, lanjut dia, pemkot tidak henti-hentinya memberikan sosialisasi dan pembinaan terhadap masyarakat supaya tidak membuang sampah sembarangan.

Namun, masih banyak ditemukan masyarakat yang membuang sampah secara sembarangan.

"Sehingga untuk memberikan efek jera mereka kami undang ke kantor dan kami BAP. Sampai saat ini yang kami BAP sudah ada sekitar 15 orang. Tapi belum sampai disidangkan ( tipiring)," kata dia.

Mulai pekan depan, para pembuang sampah di sungai akan disidang tindak pidana ringan (tipiring) di pengadilan.

Hal tersebut merupakan langkah Pemkot untuk memberikan pelajaran bagi masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan dan tidak pada tempatnya.

Merujuk Perda Nomor 3 Tahun 2010 tentang Pengelolaan Sampah, masyarakat yang membuang sampah sembarangan atau di sungai akan diberi sanksi pidana paling lama tiga bulan penjara dan denda maksimal Rp 50 juta.

Sekretaris Satpol PP Kota Surakarta Arif Darmawan menambahkan, masih ditemukan masyarakat yang membuang sampah disembarangan tempat, khususnya di sungai.

Padahal, membuang sampah di sungai selain mencemari lingkungan, juga dapat menghambat aliran air sungai.

"Mulai 2019 kami sudah persiapkan untuk melakukan pemantauan terhadap pembuang sampah sembarang. Ketika angkutan umum, atau pengendara yang membuang sampah sembarang tempat kami tindak. Tetapi, saat ini kami khususkan untuk pembuang sampah di sungai. Karena kaitannya dengan program kali bersih (Prokasih)," jelas dia.

Baca juga: Volume Sampah di Kali Jalan Unisma Bekasi Capai 5 Ton, Pemkot Akan Kerahkan Alat Berat

Jika upaya persuasif tidak lagi mampu menyadarkan masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya, kata Arif, pihaknya akan melakukan tindakan hukum berupa tipiring.

Arif menambahkan, ada 9 warga yang tertangkap saat membuang sampah ke sungai. Mereka telah di BAP dan akan segera dilimpahkan ke pengadilan untuk disidang tipiring. Mereka, katanya, tidak hanya dari Solo, tetapi ada dari Karanganyar dan Sukoharjo.

"Ada 9 orang yang akan dilimpahkan ke pengadilan untuk ditipiring. Mereka ini kami tangkap saat membuang sampah di sungai. Mereka melintas dari atas jembatan kemudian membuang sampah," jelasnya.

Diungkapkan, sanksi tipiring di pengadilan bagi pelaku pembuang sampah sembarangan di sungai baru pertama kali dilakukan Pemkot Surakarta. Selama ini, mereka yang membuang sampah sembarangan hanya di-BAP dan membuat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya.

"Ini baru pertama kali (pembuang sampah sembarangan-red) kami limpahkan ke pengadilan. Mereka sudah kami beri pembinaan dan sosialisasi secara masif tetapi masih saja membuang sampah di sungai," ujar dia.


Terkini Lainnya

Selama 3 Tahun, 6 Harimau di Bengkulu Mati Jadi Korban Perburuan

Selama 3 Tahun, 6 Harimau di Bengkulu Mati Jadi Korban Perburuan

Regional
JPU Putar Rekaman CCTV Milik RS Bina Estetika di Sidang Ratna Sarumpaet

JPU Putar Rekaman CCTV Milik RS Bina Estetika di Sidang Ratna Sarumpaet

Megapolitan
6 Fakta Kampanye Prabowo di Merauke, dari Pesan Orangtua hingga Beri Baju Safari

6 Fakta Kampanye Prabowo di Merauke, dari Pesan Orangtua hingga Beri Baju Safari

Nasional
Inalum Ajak Petani Sumatera Utara Budidayakan Buah Naga

Inalum Ajak Petani Sumatera Utara Budidayakan Buah Naga

BrandzView
Kronologi Dosen UNM Bunuh Wanita Rekan Kerjanya dengan 'Seat Belt'

Kronologi Dosen UNM Bunuh Wanita Rekan Kerjanya dengan "Seat Belt"

Regional
BMKG: Warga Maluku Lakukan Evakuasi Mandiri, Jangan Tunggu Peringatan Dini Tsunami

BMKG: Warga Maluku Lakukan Evakuasi Mandiri, Jangan Tunggu Peringatan Dini Tsunami

Regional
CPNS Mundur Setelah Lolos Seleksi, Alasannya Tempat Tugas Terlalu Jauh

CPNS Mundur Setelah Lolos Seleksi, Alasannya Tempat Tugas Terlalu Jauh

Regional
Lagi, Murid 'Bullying' Gurunya Sendiri di Jakarta

Lagi, Murid "Bullying" Gurunya Sendiri di Jakarta

Megapolitan
Pihak Ratna Sarumpaet Keberatan JPU Hadirkan Saksi Penyidik dari Polda Metro

Pihak Ratna Sarumpaet Keberatan JPU Hadirkan Saksi Penyidik dari Polda Metro

Megapolitan
Potensi Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno Dinilai Belum Dioptimalkan

Potensi Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno Dinilai Belum Dioptimalkan

Nasional
Ganjar Pranowo Pastikan UNBK Hari Pertama Berjalan Lancar

Ganjar Pranowo Pastikan UNBK Hari Pertama Berjalan Lancar

Regional
Kronologi Kecelakaan Maut di Jambi, 5 Pegawai Bank Tewas Terjebak di Mobil yang Terbakar

Kronologi Kecelakaan Maut di Jambi, 5 Pegawai Bank Tewas Terjebak di Mobil yang Terbakar

Regional
Pentagon Sepakat Kucurkan Dana Rp 14 Triliun untuk Bangun Tembok Perbatasan

Pentagon Sepakat Kucurkan Dana Rp 14 Triliun untuk Bangun Tembok Perbatasan

Internasional
Ketika Jokowi dan Prabowo Mengaku Kerap Dihina dan Difitnah...

Ketika Jokowi dan Prabowo Mengaku Kerap Dihina dan Difitnah...

Nasional
Masih Bingung Pilih Calon Pemimpin? Saksikan 'KandidatFest'!

Masih Bingung Pilih Calon Pemimpin? Saksikan "KandidatFest"!

Nasional

Close Ads X