Melawan Saat Ditangkap, Seorang Residivis Kasus Pencurian di Trenggalek Ditembak - Kompas.com

Melawan Saat Ditangkap, Seorang Residivis Kasus Pencurian di Trenggalek Ditembak

Kompas.com - 06/12/2018, 19:18 WIB
Seorang residivis pencurian (Baju Orange) berhasil ditangkap jajaran polisi sektor Watulimo Kabupaten Trenggalek Jawa Timur (06/12/2018), diketahui, membobol sebuah toko HP dan mencuri puluhan telephon pintar.Slamet Widodo Seorang residivis pencurian (Baju Orange) berhasil ditangkap jajaran polisi sektor Watulimo Kabupaten Trenggalek Jawa Timur (06/12/2018), diketahui, membobol sebuah toko HP dan mencuri puluhan telephon pintar.


TRENGGALEK, KOMPAS.com – Pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di sejumlah toko telepon genggam, Guntur (28), ditangkap jajaran Polres Trenggalek, Jawa Timur.

Pelaku yang merupakan residivis kasus yang sama itu terpaksa dilumpuhkan di bagian kaki dengan timah panas karena mencoba melawan petugas saat hendak ditangkap di Jalan Raya Pantai Prigi, Kecamatan Watulimo, Selasa (4/12/2018).

“Pelaku mencoba melawan dan melarikan diri sehingga dilakukan tindakan tegas terukur, sekira pukul 20.00 WIB,” kata Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S, Kamis (6/12/2018).

Baca juga: Tak Ingin Batal Nikah, Tersangka Pencurian Ijab Kabul di Kantor Polisi

Kasus ini bermula pada Minggu (2/12/2018), di mana jajaran Polsek Watulimo menerima laporan terjadi pencurian dari korban.

Menindak lanjuti laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan hingga akhirnya dapat menangkap pelaku Selasa kemarin.

Pencurian dengan pemberatan itu terjadi di salah satu konter HP di Ruko Tawang, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, pada Minggu. Selain di konter tersebut, pelaku juga mengambil rokok di dua toko lainnya,” ujar Didit.

Setiap melakukan aksinya, modus yang dilakukan pelaku sama, yakni masuk dalam konter maupun toko dengan cara mencongkel bagian atap.

Kemudian, dia merusak kunci etalase toko. Kondisi ini terlihat berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan tim identifikasi anggota Polsek Watulimo.

Dari hasil pemeriksaan polisi, pelaku juga melakukan pencurian di wilayah Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung. Sasarannya sama, yakni toko telepon genggam.

Sebagian besar sasaran pelaku dalam melakukan kejahatannya adalah toko telepon genggam maupun toko burung.

Baca juga: Nenek Renta Babak Belur, Polisi Duga Ada Motif Pencurian

“Pelaku sebelumnya pernah menjalani hukuman di Lapas Trenggalek pada tahun 2009 karena mencuri burung, dan pada tahun 2012 diketahui mencuri besi,” kata Didit.

Dari tangan pelaku, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa sembilan ponsel pintar berbagai merek yang belum sempat terjual. Sedangkan, empat ponsel lainnya sudah dijual oleh pelaku.

“Atas tindakannya, pelaku dikenakan Pasal 363 Ayat (1) ke-5e KUHP dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara,” pungkas Didit.


Terkini Lainnya

Seekor Anak Gajah Diselamatkan dari Lubang Sumur Sedalam 9 Meter di India

Seekor Anak Gajah Diselamatkan dari Lubang Sumur Sedalam 9 Meter di India

Internasional
 Seekor Kukang Dilepasliarkan Kembali Setelah Terjebak Banjir

Seekor Kukang Dilepasliarkan Kembali Setelah Terjebak Banjir

Regional
Pesawat Alfa Trans Tergelincir di Bandara Kasonaweja Papua, 7 Penumpang Selamat

Pesawat Alfa Trans Tergelincir di Bandara Kasonaweja Papua, 7 Penumpang Selamat

Regional
Ma'ruf Amin: 2018 Mengesankan, Tanpa Diduga Saya Dipilih Jadi Cawapres

Ma'ruf Amin: 2018 Mengesankan, Tanpa Diduga Saya Dipilih Jadi Cawapres

Nasional
Cerita Saksi Mata Pembakaran Polsek Ciracas: Warga Diusir, HP Diambil

Cerita Saksi Mata Pembakaran Polsek Ciracas: Warga Diusir, HP Diambil

Megapolitan
Hari Ini dalam Sejarah, Marconi Mengirim Sinyal Radio Pertama Lintasi Atlantik

Hari Ini dalam Sejarah, Marconi Mengirim Sinyal Radio Pertama Lintasi Atlantik

Internasional
Soal Perusakan Polsek Ciracas, Kodam Jaya Tunggu Penyelidikan Polisi

Soal Perusakan Polsek Ciracas, Kodam Jaya Tunggu Penyelidikan Polisi

Nasional
Trump: Jika Saya Dimakzulkan, Rakyat Bakal Memberontak

Trump: Jika Saya Dimakzulkan, Rakyat Bakal Memberontak

Internasional
Bangunan SD Ludes Dilalap Api, Siswa Tak Bisa Belajar

Bangunan SD Ludes Dilalap Api, Siswa Tak Bisa Belajar

Regional
Sulitnya Hijaukan Kota Gorontalo, Tanaman Selalu Dimakan Kambing

Sulitnya Hijaukan Kota Gorontalo, Tanaman Selalu Dimakan Kambing

Regional
Kodam Jaya soal Polsek Ciracas: Jika TNI Terlibat, Kami Proses Hukum

Kodam Jaya soal Polsek Ciracas: Jika TNI Terlibat, Kami Proses Hukum

Megapolitan
ITB Buka 3 Jalur Penerimaan Mahasiswa 2019, Ini Kriteria dan Syaratnya

ITB Buka 3 Jalur Penerimaan Mahasiswa 2019, Ini Kriteria dan Syaratnya

Edukasi
Bencana Banjir dan Longsor di Pacitan, Korban Longsor Ditemukan hingga Area Persawahan Rusak

Bencana Banjir dan Longsor di Pacitan, Korban Longsor Ditemukan hingga Area Persawahan Rusak

Regional
Sekjen PSI: Kader dan Caleg yang Ketahuan Poligami Akan Dipecat

Sekjen PSI: Kader dan Caleg yang Ketahuan Poligami Akan Dipecat

Regional
Lima Fakta Jak Lingko Tanah Abang yang Baru Dioperasikan

Lima Fakta Jak Lingko Tanah Abang yang Baru Dioperasikan

Megapolitan

Close Ads X