Aniaya Ayah dan Anak, Tiga Pembegal Ditangkap Polisi

Kompas.com - 06/12/2018, 18:03 WIB
Ilustrasi begal KOMPAS.comIlustrasi begal

MAKASSAR, KOMPAS.com – Tim Jatanras Polsekta Mamajang akhirnya berhasil mengungkap kasus begal yang melukai seorang ayah, Afwan (40) dan putranya, Muhammad Reza (17) di Jalan Kancil pada Kamis (22/11/2018) lalu.

Kepala Polsekta Mamajang Kompol Daryanto yang dikonfirmasi, Kamis (6/12/2018) mengatakan, 3 dari 4 pelaku berhasil diringkus di tempat berbeda di Kota Makassar.

Sementara, seorang pelaku lagi masih dalam pencarian polisi.

Daryanto mengungkapkan, tiga pelaku begal yang berhasil ditangkap yakni Muh Ikhsan Syahputra alias Ikhsan (21) warga Jl Maccini Pasar Malam, Rifaldi alias Tebas (18) warga Jl Sungai Saddang Baru, dan Rieynandi Gunawan alias Nandi (18) warga Perumahan Pesona Barombong Indah Makkassar.

Sedangkan seorang pelaku yang masih buron yakni Iyan alias Bolla.

Baca juga: 2 Hari Tak Sadarkan Diri, Perawat yang Jadi Korban Begal Akhirnya Meninggal

“Awalnya tim gabungan dari Polda Sulsel, Polrestabes Makassar dan Polsekta Mamajang menangkap Ikhsan. Dari pengakuan Iksan, dia melakukan begal bersama tiga orang rekannya. Keempatnya mengakui, bahwa mereka lah yang membegal dan menebas seorang ayah dan anaknya di Jl Kancil," katanya.

Dari pengakuan tersangka Iksan itu, polisi kemudian melakukan penangkapan pelaku lainnya di dua tempat berbeda.

Pelaku Rifaldi alias Tebas ditangkap di Perumahan Zarindah Permai Kabupaten Gowa dan pelaku Rieynandi Gunawan alias Nandi (18) ditangkap di rumahnya di Perumahan Pesona Barombong Indah Makkassar.

“Ponsel milik korban yang dirampas kemudian dijual oleh pelaku seharga Rp 800 ribu. Uang hasil kejahatan itu kemudian dibagi empat pelaku untuk membeli baju serta membeli narkoba jenis obat-obatan. Barang bukti yang disita polisi berupa sebuah motor Yamaha Mio Z warna hitam, sebilah pisau, sebuah helm putih dan sebuah jaket warna hitam milik pelaku,” tuturnya.

Daryanto menambahkan, Afwan (40) dan putranya Muhammad Reza (17), warga Jl Singa dibegal di Jl Kancil sepulang dari menyantap coto di sebuah warung, Kamis (22/11/2018) dini hari.

Kedua korban pun terpaksa mendapat perawatan di RS Bhayangkara Makassar, akibat luka-luka tebasan senjata tajam pelaku begal.

Afwan menderita luka di kepala, luka sobek di leher dan dada serta tangannya.

Sedangkan korban Muhammad Reza menderita dua luka sabetan senjata tajam di kepala dan tulang hidungnya patah.

Kompas TV Seorang guru di Palembang Sumatera Selatan terluka akibat dibegal usai mengaji. Harta korban juga raib dirampas pelaku. Usai menjalani perawatan medis dengan wajah yang masih terluka, Supriyono melaporkan tindakan kekerasan yang dialaminya ke Polresta Palembang.




Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Penumpang Pesawat dari Surabaya yang Reaktif Rapid Test di Pontianak Positif Covid-19

2 Penumpang Pesawat dari Surabaya yang Reaktif Rapid Test di Pontianak Positif Covid-19

Regional
Mengunjungi Tempino, Kota Minyak Masa Belanda, Ada Bioskop Terkunci Sejak 30 Tahun Lalu

Mengunjungi Tempino, Kota Minyak Masa Belanda, Ada Bioskop Terkunci Sejak 30 Tahun Lalu

Regional
1 Anggota DPD RI Dapil Bengkulu dan Sebagian Karyawan BI Positif Corona

1 Anggota DPD RI Dapil Bengkulu dan Sebagian Karyawan BI Positif Corona

Regional
Tangga Kuno dan Misteri Kompleks Candi di Dataran Tinggi Dieng, Pusat Ritual dan Pendidikan Agama?

Tangga Kuno dan Misteri Kompleks Candi di Dataran Tinggi Dieng, Pusat Ritual dan Pendidikan Agama?

Regional
Gubernur Jabar Ridwan Kamil Akan Jadi Relawan Uji Vaksin Covid-19

Gubernur Jabar Ridwan Kamil Akan Jadi Relawan Uji Vaksin Covid-19

Regional
3 PPS di Kutim Jadi Tersangka Kasus Rekayasa Dukungan Paslon Perseorangan

3 PPS di Kutim Jadi Tersangka Kasus Rekayasa Dukungan Paslon Perseorangan

Regional
Operasi Jaran Candi 2020, Polres Tegal Kota Bekuk 6 Pelaku Curanmor

Operasi Jaran Candi 2020, Polres Tegal Kota Bekuk 6 Pelaku Curanmor

Regional
Tak Kenakan Masker di NTB, Siap-siap Didenda Rp 500.000

Tak Kenakan Masker di NTB, Siap-siap Didenda Rp 500.000

Regional
3 Pelajar SMA yang Rampok Toko Emas Tetap Terima Pelajaran dari Dalam Penjara

3 Pelajar SMA yang Rampok Toko Emas Tetap Terima Pelajaran dari Dalam Penjara

Regional
Sebelum Meninggal Positif Covid-19, Guru SMPN 1 Dolopo Jalan-jalan Bersama Keluarga ke Solo

Sebelum Meninggal Positif Covid-19, Guru SMPN 1 Dolopo Jalan-jalan Bersama Keluarga ke Solo

Regional
Awalnya Menolak, Wali Kota Batam Bersedia Tes Swab dan Hasilnya Negatif

Awalnya Menolak, Wali Kota Batam Bersedia Tes Swab dan Hasilnya Negatif

Regional
Korban Arisan HA dari Berbagai Kalangan, Mulai Petani hingga ASN

Korban Arisan HA dari Berbagai Kalangan, Mulai Petani hingga ASN

Regional
Nenek yang Berkurban dari Hasil Menabung 15 Tahun Dihadiahi Umrah Gratis

Nenek yang Berkurban dari Hasil Menabung 15 Tahun Dihadiahi Umrah Gratis

Regional
YouTuber Berulah, Demi Konten Bagikan Daging Berisi Sampah

YouTuber Berulah, Demi Konten Bagikan Daging Berisi Sampah

Regional
Palembang Tetapkan 3 Rute Jalur Khusus Sepeda

Palembang Tetapkan 3 Rute Jalur Khusus Sepeda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X