Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Lombok, Anak-anak Sekolah Berhamburan

Kompas.com - 06/12/2018, 11:16 WIB
Gempabumi di Lombok, Kamis (6/12/2018) pukul 08.02 WIB, Dok. BMKGGempabumi di Lombok, Kamis (6/12/2018) pukul 08.02 WIB,

MATARAM, KOMPAS.com - Lombok di Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali digundang gempa berkekuatan magnitudo 5,7 pada Kamis (6/12/2018) pagi pukul 08.02 WIB. Gempa tersebut terasa guncangannya hingga Mataram.

Kuatnya  gempa menyebabkan dengan kedalaman 10 kilometer tersebut menyebabkan warga panik dan berhamburan keluar rumah. Anak-anak sekolah yang tengah menjalankan aktivitas belajar juga ikut panik dan berhamburan keluar kelas.

Siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Cakranegara dan SMPN 1 Mataram keluar kelas saat gempa dan sempat menjalankan aktivitas belajar mengajar di halaman sekolah. Mereka terpaksa melanjutkan aktivitasnya sebab mereka tengah menjalani ulangan semester tahun ini.

Beberapa anak SD nampak menangis dan sebagian besar orang tua meninggalkan pekerjaan mereka menjemput anak-anak yang berada di halaman sekolah.

Para guru meminta siswa tetap tenang dan meninggalkan sekolah dengan tertib.

Baca juga: Gempa Lumayan Besar, Saya Langsung Jemput Anak di Sekolah...

Pantauan Kompas.com di SMPN 1 Mataram, para siswa melanjutkan ujian mereka di halaman sekolah.

“Saya di lantai dua, semua panik tidak ada yang bisa tenang. Lari keluar kelas pokoknya,” kata Dede, siswa Kelas XI pada Kompas.com.

Belum ada laporan kerusakan terkait gempa tersebut, hanya saja semua warga diminta waspada paskagempa. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Dibunuh dan Ayah Dipenjara, Siswa SMP di Kupang Tewas Gantung Diri

Ibu Dibunuh dan Ayah Dipenjara, Siswa SMP di Kupang Tewas Gantung Diri

Regional
Korban Gempa Maluku yang Masih Dirawat di RS Capai Ribuan Orang

Korban Gempa Maluku yang Masih Dirawat di RS Capai Ribuan Orang

Regional
Kronologi Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri dengan Senapan Angin

Kronologi Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri dengan Senapan Angin

Regional
Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Regional
Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Regional
Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Regional
Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Regional
Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Regional
Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Regional
Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Regional
6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

Regional
Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Regional
Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Regional
Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X