Sandiaga Uno Persilakan Bawaslu Usut Munculnya Spanduk #JokowiBersamaPKI - Kompas.com

Sandiaga Uno Persilakan Bawaslu Usut Munculnya Spanduk #JokowiBersamaPKI

Kompas.com - 06/12/2018, 07:43 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno saat menghadiri Rumah Pemenangan Prabowo - Sandi di Perumahan Permata Jingga, Kota Malang, Rabu (5/12/2018)KOMPAS.com/ANDI HARTIK Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno saat menghadiri Rumah Pemenangan Prabowo - Sandi di Perumahan Permata Jingga, Kota Malang, Rabu (5/12/2018)

MALANG, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno mempersilakan Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) untuk mengusut keberadaan spanduk provokatif yang dipasang di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Spanduk itu memuat lima tagar, yakni #PKIBerkedokPancasila, #JKWBersamaPKI, #JKWHoakNasional, #JKWSontoloyoNasional, dan #JKWGenderuwoNasional. Tertulis juga kalimat "2019 Tenggelamkan PKI".

Spanduk itu juga memuat foto calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

"Silakan Bawaslu untuk mengusut, dan seandainya itu dari pihak kami harus dipertanggungjawabkan secara hukum. Tapi juga jangan sampai kita saling menyalahkan," kata Sandiaga saat menghadiri Rumah Pemenangan Prabowo - Sandi di Perumahan Permata Jingga, Kota Malang, Rabu (5/12/2018).

Baca juga: Kubu Prabowo Pastikan Bukan Pembuat Spanduk #JKWBersamaPKI

Mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, selama ini pihaknya menekankan pentingnya kampanye yang santun, cerdas dan ikhlas.

Sandiaga juga meminta kepada semua pihak untuk tidak memanfaatkan kesempatan yang dapat memecah belah keutuhan bangsa.

"Saya sampaikan bahwa kita berkampanye dengan santun, berkampanye dengan cerdas dan berkampanye dengan penuh keikhlasan. Kita tidak ingin kita terpecah belah. Dan saya mengimbau kepada seluruh pihak baik pihak kami maupun pihak yang lain," katanya. 

"Jangan mengail di air keruh. Ini Pak Prabowo dan saya selalu menitipkan pesan agar kita tidak memecah belah. Dan kita memberikan pesan - pesan yang santun dan mempersatukan." 



Close Ads X