Siap-siap, Karawang Bakal Punya Ekowisata Mangrove dan Terumbu Karang

Kompas.com - 05/12/2018, 16:48 WIB
Masyarakat Dusun Pasir Putih, Desa Sukajaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang bersama PT PHE ONWJ dan Dinas Kelautan dan Perikanan Karawang berencana membuat ekowisata mangrove. dok. PT PHE ONWJMasyarakat Dusun Pasir Putih, Desa Sukajaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang bersama PT PHE ONWJ dan Dinas Kelautan dan Perikanan Karawang berencana membuat ekowisata mangrove.

KARAWANG, KOMPAS.com - Tak lama lagi, Karawang akan memiliki destinasi ekowisata mangrove di Dusun Pasir Putih, Desa Sukajaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Gagasan ini juga mengintegrasi potensi terumbu karang di laut kabupaten berjuluk Kota Lumbung Padi ini.

Pantai Pasir Putih diketahui kerap dikunjungi masyarakat, baik dari Karawang maupun luar Karawang, terutama saat matahari kembali ke peraduan. Dalam satu tahun, pengunjung pantai itu diperkirakan mencapai 2.160 orang.

"Banyak yang datang untuk menikmati matahari tenggelam (sunset)," ujar Ketua Kelompok Petani Mangrove Dusun Pasir Putih, Sahari, Rabu (5/12/2018).


Baca juga: Rumah Baca Bakau, Merawat Mimpi Anak-anak di Balik Hutan Mangrove

Ekowisata mangrove tersebut dapat diintegrasikan dengan potensi terumbu karang laut Karawang. Hal ini dipercaya akan memberikan nilai tambah.

"Integrasi antara wisata mangrove dengan terumbu karang menjadi nilai tambah dan pembeda dari ekowisata serupa di daerah lain," katanya.

Sahari berharap, program ekowisata tersebut dapat menggerakkan ekonomi warga sekitar. Apalagi, Dusun Pasir Putih juga dikenal sebagai salah satu sentra rajungan terbesar di Jawa Barat.

Potensi ini kemudian dikembangkan dengan pembentukan kelompok UKM dari istri nelayan untuk membuat produk makanan dari rajungan.

Selain itu, lanjut Sahari, penanaman mangrove tersebut diharapkan mengurangi tingkat abrasi karena sebanyak 938 kepala keluarga di Dusun Pasir Putih terancam pengikisan tanah oleh air laut.

Kelompok nelayan di dusun itu memanfaatkan 20 hektar lahan utuk menanam 90.000 pohon mangrove.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terseret Ombak Pantai Sancang Garut, Seorang Pemancing Hilang

Terseret Ombak Pantai Sancang Garut, Seorang Pemancing Hilang

Regional
2 Hari Hilang Setelah Terjatuh dari Kapal, 5 Nelayan Ditemukan Selamat

2 Hari Hilang Setelah Terjatuh dari Kapal, 5 Nelayan Ditemukan Selamat

Regional
Ridwan Kamil Sebut Imam Masjid di New York Jadi Inspirasi Program 'English for Ulama'

Ridwan Kamil Sebut Imam Masjid di New York Jadi Inspirasi Program "English for Ulama"

Regional
Curi Uang, Laptop, dan Tabung Gas di Kos, Kaki Pelaku Ditembak

Curi Uang, Laptop, dan Tabung Gas di Kos, Kaki Pelaku Ditembak

Regional
Acungkan Pisau, Pria Ini Resahkan Pengunjung Pantai Kuta

Acungkan Pisau, Pria Ini Resahkan Pengunjung Pantai Kuta

Regional
Korban Kecelakaan Maut Tol Jagorawi Dirawat Intensif, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Korban Kecelakaan Maut Tol Jagorawi Dirawat Intensif, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Regional
Terpidana Kasus Korupsi Fuad Amin Meninggal Kena Serangan Jantung

Terpidana Kasus Korupsi Fuad Amin Meninggal Kena Serangan Jantung

Regional
Termakan Hoaks, Ribuan Masyarakat Yahukimo Gelar Demo

Termakan Hoaks, Ribuan Masyarakat Yahukimo Gelar Demo

Regional
Hiu Paus Terjebak 4 Hari di Kanal PLTU Paiton, Kondisinya Luka-luka

Hiu Paus Terjebak 4 Hari di Kanal PLTU Paiton, Kondisinya Luka-luka

Regional
Kondisi Udara Semakin Memburuk, Sekolah di Dharmasraya Diliburkan 3 Hari

Kondisi Udara Semakin Memburuk, Sekolah di Dharmasraya Diliburkan 3 Hari

Regional
Cerita 3 Keluarga Bertetangga di Denpasar yang Anggota Keluarganya Lumpuh

Cerita 3 Keluarga Bertetangga di Denpasar yang Anggota Keluarganya Lumpuh

Regional
Pemprov Sumbar Lakukan Pemetaan Karhutla dengan Drone

Pemprov Sumbar Lakukan Pemetaan Karhutla dengan Drone

Regional
2 Lokalisasi di Kepri Ditutup, 56 PSK Dipulangkan ke Kampung Halaman

2 Lokalisasi di Kepri Ditutup, 56 PSK Dipulangkan ke Kampung Halaman

Regional
Kepergok Keluar dari Kamar Anak Tiri, Saiful Dilaporkan Pencabulan oleh Istri

Kepergok Keluar dari Kamar Anak Tiri, Saiful Dilaporkan Pencabulan oleh Istri

Regional
Kabut Asap Kepung Bandara Samarinda 3 Hari, Jajaran Pegawai Gelar Shalat Istisqa

Kabut Asap Kepung Bandara Samarinda 3 Hari, Jajaran Pegawai Gelar Shalat Istisqa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X