6 Fakta Pembantaian Pekerja di Nduga Papua, Instruksi Jokowi hingga Dalang Penembakan

Kompas.com - 05/12/2018, 16:16 WIB
Aparat TNI yang ditugaskan untuk melakukan evakuasi ke Yigi. KOMPAS.com/ ISTIMEWAAparat TNI yang ditugaskan untuk melakukan evakuasi ke Yigi.

KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo memerintahkan Kapolri dan Panglima TNI turun langsung ke Kabupaten Nduga, Papua, pasca-pembantaian 31 pekerja proyek jembatan.

Jokowi juga mengingatkan bahwa proyek pembangunan di Papua memang sulit. Selain medan yang ekstrim, gangguan keamanan dari kelompok bersenjata juga menjadi ancaman.

Sementara itu, empat pekerja berhasil lolos dari sergapan kelompok bersenjata. Keempat pekerja tersebut berhasil dievakuasi oleh tim gabungan TNI-Polri.


Berikut ini fakta baru terkait serangan Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Nduga.

1. Presiden perintahkan Panglima TNI dan Kapolri

Presiden Joko Widodo dan rombongan saat menjajal salah satu ruas Jalan Trans Papua, Rabu (10/5/2017).Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Presiden Joko Widodo dan rombongan saat menjajal salah satu ruas Jalan Trans Papua, Rabu (10/5/2017).
Presiden Jokowi telah memerintahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mengecek kejadian di Nduga.

"Saya perintahkan tadi pagi ke Panglima dan Kapolri untuk dilihat dulu, karena ini masih simpang siur. Karena diduga itu. Karena sinyal di sana enggak ada. Apa betul kejadian seperti itu," kata Jokowi kepada wartawan di Gedung Bidakara, Jakarta, Selasa (4/12/2018).

Jokowi mengatakan, kawasan Kabupaten Nduga, Papua memang masuk dalam zona merah alias berbahaya. Hal itu berdasar pengalaman Jokowi saat berkunjung ke wilayah tersebut.

Selain itu, Jokowi menyadari, pembangunan di tanah Papua memang ada kesulitan.

"Kita menyadari pembangunan di tanah Papua itu memang medannya sangat sulit. Dan juga masih dapat gangguan seperti itu," katanya.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Sebut Imam Masjid di New York Jadi Inspirasi Program 'English for Ulama'

Ridwan Kamil Sebut Imam Masjid di New York Jadi Inspirasi Program "English for Ulama"

Regional
Curi Uang, Laptop, dan Tabung Gas di Kos-kosan, Kaki Pelaku Ditembak

Curi Uang, Laptop, dan Tabung Gas di Kos-kosan, Kaki Pelaku Ditembak

Regional
Acungkan Pisau, Pria Ini Resahkan Pengunjung Pantai Kuta

Acungkan Pisau, Pria Ini Resahkan Pengunjung Pantai Kuta

Regional
Korban Kecelakaan Maut Tol Jagorawi Dirawat Intensif, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Korban Kecelakaan Maut Tol Jagorawi Dirawat Intensif, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Regional
Terpidana Kasus Korupsi Fuad Amin Meninggal Kena Serangan Jantung

Terpidana Kasus Korupsi Fuad Amin Meninggal Kena Serangan Jantung

Regional
Termakan Hoaks, Ribuan Masyarakat Yahukimo Gelar Demo

Termakan Hoaks, Ribuan Masyarakat Yahukimo Gelar Demo

Regional
Hiu Paus Terjebak 4 Hari di Kanal PLTU Paiton, Kondisinya Luka-luka

Hiu Paus Terjebak 4 Hari di Kanal PLTU Paiton, Kondisinya Luka-luka

Regional
Kondisi Udara Semakin Memburuk, Sekolah di Dharmasraya Diliburkan 3 Hari

Kondisi Udara Semakin Memburuk, Sekolah di Dharmasraya Diliburkan 3 Hari

Regional
Cerita 3 Keluarga Bertetangga di Denpasar yang Anggota Keluarganya Lumpuh

Cerita 3 Keluarga Bertetangga di Denpasar yang Anggota Keluarganya Lumpuh

Regional
Pemprov Sumbar Lakukan Pemetaan Karhutla dengan Drone

Pemprov Sumbar Lakukan Pemetaan Karhutla dengan Drone

Regional
2 Lokalisasi di Kepri Ditutup, 56 PSK Dipulangkan ke Kampung Halaman

2 Lokalisasi di Kepri Ditutup, 56 PSK Dipulangkan ke Kampung Halaman

Regional
Kepergok Keluar dari Kamar Anak Tiri, Saiful Dilaporkan Pencabulan oleh Istri

Kepergok Keluar dari Kamar Anak Tiri, Saiful Dilaporkan Pencabulan oleh Istri

Regional
Kabut Asap Kepung Bandara Samarinda 3 Hari, Jajaran Pegawai Gelar Shalat Istisqa

Kabut Asap Kepung Bandara Samarinda 3 Hari, Jajaran Pegawai Gelar Shalat Istisqa

Regional
Orangtua Tak Mampu Beli Susu, Bayi 14 Bulan Diberi 5 Gelas Kopi Setiap Hari

Orangtua Tak Mampu Beli Susu, Bayi 14 Bulan Diberi 5 Gelas Kopi Setiap Hari

Regional
Terpidana Kasus Korupsi Fuad Amin Imron Meninggal Dunia

Terpidana Kasus Korupsi Fuad Amin Imron Meninggal Dunia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X