Kompas.com - 04/12/2018, 16:07 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Senin (9/11/2018). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Senin (9/11/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkomitmen membantu Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam pengembangan wisata.

Salah satunya adalah wisata air terjun Curug Malela di Kecamatan Rongga dan Situ Ciburuy di Kecamatan Padalarang. Program itu akan mulai dikerjakan pada anggaran baru tahun 2019.

Seperti diketahui, Curug Malela merupakan salah satu wisata alam yang cukup potensial. Keindahan Curug Malela bahkan mendapat julukan Mini Niagara. Namun, persoalan akses jadi kendala pengembangan wisata itu.

Curug Malela berada di Kecamatan Rongga atau daerah paling selatan Bandung Barat berbatasan dengan wilayah Cianjur Selatan.

"(Target pengembangan wisata) Curug Malela itu sama Situ Ciburuy, jadi tahun 2019 akses ke Curug Malela akan kita maksimalkan dan Situ Ciburuy insya Allah laukna gampang dipancing (ikannya mudah dipancing)," tutur Emil, sapaan akrabnya, di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (4/12/2018).

Baca juga: Ridwan Kamil Akan Lucurkan Konsep Pendidikan Karakter Jabar Masagi

Selain itu, Gua Pawon juga mendapat atensi. Gua Pawon merupakan gua alami dan situs purbakala yang berlokasi di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Di gua tersebut sempat ditemukan kerangka manusia purba yang diperkirakan berumur 9500 tahun.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Gua Pawon belum ada request, tapi selama lima tahun semua potensi akan kita maksimalkan," ucapnya.

Namun, adanya aktivitas penambangan batu kapur membuat Gua Pawon sulit berkembang, bahkan nyaris terancam. Menurut Emil, persoalan ekonomi perlu dipertimbangkan dalam pengembangan Gua Pawon.

"Ini juga satu pekerjaan rumah yang harus saya teliti ini plus minusnya terhadap lingkungan, ekonomi seperti apa, belum sampai ke sana. Saya masih fokus ke situ Situ Ciburuy dan Curug Malela," ucapnya.

Baca juga: Tahun Depan, Ridwan Kamil Gagas Program Jamu

Ia tak menampik bahwa Gua Pawon punya potensi wisata edukasi. Namun dalam proses pengembangan Gua Pawon, sambung Emil, perlu waktu dan pertimbangan cukup banyak dari berbagai elemen.

"Disebut peluang itu satu, kalau ada artefak, kalau ada zona artefaknya harus kita lindungi, kedua yang namanya alam harus ada nilai tambah ekonomi, tapi kan ekonomi yang suistainable, jangka panjang, nggak ngerusak. Sekarang masalah pertambangan kalau dihentikan bagaimana, jadi harus ada win-win solution. Tapi itu jadi atensi saya tahun 2019," jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X