Bareskrim Polri Periksa Saksi Terkait Bahar bin Smith di Polda Sumsel

Kompas.com - 03/12/2018, 22:45 WIB
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara. KOMPAS.com/AJI YK PUTRAKapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Penyidik dari Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri melakukan pemeriksaan beberapa saksi terkait dugaan ujaran kebencian melalui ceramah yang dilakukan oleh Bahar bin Smith.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, pemeriksaan saksi tersebut terdiri dari masyarakat serta polisi yang melakukan pengamanan saat ceramah ujaran kebencian itu berlangsung.

"Beberapa hari lalu memang ada pemeriksaan oleh Bareskrim terkait kasus itu. Saksi dari masyarakat dan polisi yang melakukan pengamanan," kata Zulkarnain saat dikonfirmasi, senin (3/11/2018).

Baca juga: Polisi Panggil Ulang Bahar Bin Smith soal Kasus Ujaran Kebencian

Soal lokasi ceramah Bahar bin Smith di Palembang, Zulkarnain tidak bisa memberikan keterangan jelas. Dikarenakan, saat itu dirinya belum menjabat sebagai Kapolda Sumsel.

"Januari 2017 saya masih Kapolda Riau, kurang tahu lokasi ceramahnya itu dimana," ujarnya.

Zulkarnain melanjutkan, penyidik dari Mabes Polri sempat menggeledah lokasi ceramah untuk mencari bukti-bukti lain.

Namun, menurutnya, Bahar bin Smith tidak memiliki kediaman di Palembang.

"Setahu saya hanya ceramah saja di sini, tapi enggak ada tempat tinggal. Kami sifatnya hanya membantu dari Bareskrim Polri, kami hanya memfasilitasi," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid melaporkan Bahar bin Smith atas dugaan ujaran kebencian serta melakukan penghinaan terhadap Presiden pada Rabu (28/11/2018) kemarin.

Laporan itu dibuat terkait viralnya ceramah Bahar di media sosial yang dianggap telah menghina Presiden Joko Widodo dan mengandung unsur SARA (Suku,Agama, Ras dan Antargolongan).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Regional
Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Regional
Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Regional
Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Regional
Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Regional
Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Regional
Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Regional
Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Regional
Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Regional
Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Regional
Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Regional
Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Regional
Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Regional
Kronologi Bentrok Warga Dua Desa di Tapanuli Selatan: Dipicu Tembakan dari Senjata Mainan hingga Massa Bakar Rumah dan Motor

Kronologi Bentrok Warga Dua Desa di Tapanuli Selatan: Dipicu Tembakan dari Senjata Mainan hingga Massa Bakar Rumah dan Motor

Regional
'Surabaya Bisa Jadi Wuhan kalau Warganya Tidak Disiplin'

"Surabaya Bisa Jadi Wuhan kalau Warganya Tidak Disiplin"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X