Kuasa Hukum Mahasiswa Papua Sebut Polisi Lakukan Pemulangan Paksa

Kompas.com - 03/12/2018, 19:46 WIB
Mahasiswa Papua dievakuasi dari asrama mahasiswa di Jalan Kalasan Surabaya Minggu (2/12/2018) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALMahasiswa Papua dievakuasi dari asrama mahasiswa di Jalan Kalasan Surabaya Minggu (2/12/2018)

SURABAYA, KOMPAS.com - Kuasa hukum mahasiswa Papua, Veronica Koman, menyebut polisi melakukan pemulangan paksa terhadap mahasiswa Papua dari asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Surabaya Minggu (2/12/2018) malam.

" Pemulangan paksa itu melanggar hak kebebasan bergerak warga negara yang hidup di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kita hidup di NKRI harusnya bebas dong mau ke mana saja," katanya saat menggelar konferensi pers di kantor KontraS Surabaya, Senin (3/12/2018).

Dia juga menyinggung salah satu nama ormas yang massanya sempat terlibat bentrok dengan mahasiswa Papua saat aksi peringatan hari kemerdekaan Papua di Surabaya pada Sabtu (1/12/2018).

"Pendekatan kekerasan hanya akan menimbulkan rasa tidak empati. Mereka hanya menyampaikan hak berpendapat," ucap Veronica.

Baca juga: Kapolrestabes Surabaya: Pemulangan Ratusan Mahasiswa Papua Berjalan Kondusif

Kemarin, 100 lebih mahasiswa Papua dari berbagai daerah di Jawa Timur yang berada di asrama Papua Jalan Kalasan Surabaya, dipaksa pulang oleh polisi.

Sebelumnya, mereka juga diamankan setelah menggelar aksi peringatan hari kemerdekaan Papua.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Rudi Setiawan menyebut, pemulangan mahasiswa dari luar Surabaya untuk menjaga keamanan dan kondusifitas di Kota Surabaya.

Ada 50 orang mahasiswa yang dipulangkan ke Malang dengan bus melalui Terminal Bungurasih, 50 orang ke berbagai daerah di Jawa Timur, dan 80 orang dari Surabaya sendiri. Sementara penghuni asli asrama hanya berjumlah 13 orang. 

Kompas TV Sejumlah mahasiswa asal Papua menggelar aksi demontrasi di Surabaya, Sabtu lalu. Unjuk rasa sempat diwarnai keributan dengan ormas tandingan mahasiswa Papua. Unjuk mahasiswa meminta pemerintah Indonesia memberikan hak menentukan nasib sendiri kepada warga Papua.


Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari'

"Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari"

Regional
Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Regional
Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Regional
Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Regional
PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

Regional
Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Regional
3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

Regional
Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Regional
16 Petak Toko Pasar Raya Padang Hangus Terbakar

16 Petak Toko Pasar Raya Padang Hangus Terbakar

Regional
Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid, Kepala Desa Ini Dikeroyok

Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid, Kepala Desa Ini Dikeroyok

Regional
Wali Kota Tidore Dibawa ke RSUD Ternate dengan Protokol Covid-19

Wali Kota Tidore Dibawa ke RSUD Ternate dengan Protokol Covid-19

Regional
Kapolda Jabar Minta Maaf atas Arogansi Bripka HI yang Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker

Kapolda Jabar Minta Maaf atas Arogansi Bripka HI yang Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
3 Orang Ini Sembunyi Dalam Terpal di Mobil Pikap untuk Kelabui Petugas Cek Poin di Malang

3 Orang Ini Sembunyi Dalam Terpal di Mobil Pikap untuk Kelabui Petugas Cek Poin di Malang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X