Banjir Bandang Terjang 4 Kecamatan di Aceh Tenggara, 84 Rumah Rusak

Kompas.com - 03/12/2018, 16:14 WIB
Sejumlah rumah di Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, hancur diterjang bencana banjir bandang dan longsor pada akhir Nopember lalu. KOMPAS.Com/ IWAN BAHAGIASejumlah rumah di Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, hancur diterjang bencana banjir bandang dan longsor pada akhir Nopember lalu.

KUTACANE, KOMPAS.com - Banjir Bandang menerjang 4 kecamatan dan 5 desa yang dihuni 130 KK dan 444 jiwa di Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, setelah hujan deras mengguyur kawasan itu selama beberapa hari.

Berdasarkan data sementara yang diterima Kompas.com dari Kepala BPBD Aceh Tenggara, Rasimin, Senin (3/12/2018), sebanyak 23 unit rumah rumah mengalami rusak berat di Kecamatan Badar, 1 rumah unit rusak sedang dan 3 unit rumah tergenang lumpur. Pusat bencana di kecamatan itu terjadi di Desa Naram Baru.

Sementara di Desa Kayu Mentangur, Kecamatan Ketambe, sedikitnya 9 unit rumah hanyut digulung banjir, 3 unit rumah mengalami rusak ringan dan 15 unit rumah terendam lumpur.

Kecamatan Lauser tepatnya di Desa Bun-bun Indah, sebanyak 15 rumah terendam lumpur. Sementara di Kecamatan Darul Hasanah, banjir menerjang Desa Kite Rambe. Sebanyak 15 unit rumah di desa itu terendam lumpur.

Berdasarkan data yang diterima di Kecamatan Lauser bencana terjadi pada 25 November sekitar pukul 16.00 WIB. Kecamatan Badar, Darul Hasanah dan Ketambe terjadi pada 30 November sekitar pukul 19.50 WIB.

Baca juga: Banjir Sungai Dara Kali Ini Parah, Kebun Tomat Kami Habis Sudah...

Ketinggian lumpur yang menggenangi rumah warga bervariasi, sekitar 20 sampai dengan 130 centimeter di Kecamatan Badar dan Kecamatan Darul Hasanah serta Kecamatan Ketambe. Sedangkan di Kecamatan Lauser ketinggian air mencapai 30 hingga 70 centimeter.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun warga yang terdampak bencana kini mengungsi di MTsN Jongar, Kumbang Jaya, Kecamatan Ketambe.

Hingga berita ini diturunkan, genangan air dan lumpur di seluruh lokasi bencana telah surut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD yang beranggotakan unsur TNI dan Polri, Tagana, serta puluhan relawan telah melakukan masih siaga dilokasi bencana.

Baca juga: Drainase Penuh Sampah, Jalan Utama di Pangkal Pinang Terendam Banjir

Dinas sosial telah mengirimkan bantuan logistik kepada para warga yang terdampak bencana. Sementara itu, masyarakat yang mengungsi di Kecamatan Badar dan Kecamatan Ketambe sudah kembali ke rumah masing-masing dan membersihkan material lumpur yang masuk ke sekitar rumah mereka.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X