Padukan Teknologi dan Tradisi, "Ngesti Pandawa" Jadi Standar Pementasan Wayang Orang

Kompas.com - 02/12/2018, 10:31 WIB
Pementasan wayang orang di Gedung TBRS Semarang, Sabtu (1/12/2018) malam.KOMPAS.com/NAZAR NURDIN Pementasan wayang orang di Gedung TBRS Semarang, Sabtu (1/12/2018) malam.


SEMARANG, KOMPAS.com - Wali Kota Semarang, Jawa Tengah Hendrar Prihadi memuji perubahan dari pagelaran wayang orang Ngesti Pandowo yang digelar Sabtu (1/12/2018) malam.

Perubahan itu salah satunya karena dalam pementasan telah mulai memadukan teknologi, desain panggung dan desain ruangan, yang bekerja sama dengan kampus Universitas Katolik Soegijapranata Semarang.

Hal itu disampaikan di sela membuka pagelaran wayang orang dengan tema 'Semar Boyong' di Gedung Ki Narto Sabdho Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang.

"Terobosan dengan tiket online, tampilkan pagelaran futuristik, led, AC, lighting. Ini akan menjadi standar gelaran wayang orang ke depan," kata Hendrar.

Baca juga: TPS di Karanganyar Ini Diramaikan Wayang Orang dan Organ Tunggal

Pementasan wayang orang didalangi oleh Ki Daryanto. Sebelum gelaran, ada sejumlah penari yang melalukan pementasan Tari Merak Gandrung.

Dikatakan Hendrar, seni wayang orang perlu terus dilestarikan karena telah ditetapkan menjadi warisan budaya Indonesia oleh Unesco.

Oleh karena itu, wayang orang terus bertransformasi agar bisa disesuaikan dengan zaman kekinian.

" Wayang orang ditetapkan Unesco peninggalan leluhur. Seni wayang orang dari Ngesti Pandawa perlu terobosan agar pengunjung yang datang merasa nyaman," tandasnya.

Ditambahkannya, gelaran rutin dari Ngesti Pandawa juga penting untuk kegiatan Pariwisata di Semarang. Sebagai kota yang fokus di perdagangan barang dan jasa, event kebudayaan sangat diperlukan.

"Pariwisata ini "kuenya" bisa merata. Pemilik modal melengkapi pariwisata dan infrastruktur wisata, termasuk Ngesti Pandawa ini," pungkasnya. 


Terkini Lainnya

Johannes Kotjo: Kalau Bang Idrus Mohon Maaf, Ngerti Juga Enggak

Johannes Kotjo: Kalau Bang Idrus Mohon Maaf, Ngerti Juga Enggak

Nasional
Prabowo Sebut Kasus Ahmad Dhani Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan

Prabowo Sebut Kasus Ahmad Dhani Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan

Nasional
Masukan Warga: Belum Ada Trotoar, Tempat Duduk Kurang, hingga Tukang Ojek Mangkal di Stasiun Cisauk

Masukan Warga: Belum Ada Trotoar, Tempat Duduk Kurang, hingga Tukang Ojek Mangkal di Stasiun Cisauk

Megapolitan
Melasti, Umat Hindu Diajak Menjaga Kedamaian Memasuki Tahun Politik

Melasti, Umat Hindu Diajak Menjaga Kedamaian Memasuki Tahun Politik

Regional
Wapres Kalla Sebut Penguasaan Lahan oleh Prabowo Tak Menyalahi Aturan

Wapres Kalla Sebut Penguasaan Lahan oleh Prabowo Tak Menyalahi Aturan

Nasional
Anies Harap Kawasan Pecinan Glodok Jadi Destinasi Wisatawan

Anies Harap Kawasan Pecinan Glodok Jadi Destinasi Wisatawan

Megapolitan
Gulungan Kabel PLN Terbakar di Bintaro

Gulungan Kabel PLN Terbakar di Bintaro

Megapolitan
Praktik Baik Berbagi Ilmu lewat Program 'Sekolah Asuh' Binus Serpong

Praktik Baik Berbagi Ilmu lewat Program "Sekolah Asuh" Binus Serpong

Edukasi
Abaikan AS, Erdogan Bakal Tetap Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Abaikan AS, Erdogan Bakal Tetap Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Internasional
Pura-pura Hamil Ternyata Perempuan Ini Menyelundupkan Kucing

Pura-pura Hamil Ternyata Perempuan Ini Menyelundupkan Kucing

Internasional
KPK Harap MA Segera Putuskan PK yang Diajukan Irman Gusman

KPK Harap MA Segera Putuskan PK yang Diajukan Irman Gusman

Nasional
Ibu Ini Titip Sari Kedelai dan Lontong Balap untuk Ahmad Dhani di Rutan Medaeng

Ibu Ini Titip Sari Kedelai dan Lontong Balap untuk Ahmad Dhani di Rutan Medaeng

Regional
Saat Ibu Negara Berakting Sebagai Pengedar Narkoba di Hadapan Ratusan Siswa

Saat Ibu Negara Berakting Sebagai Pengedar Narkoba di Hadapan Ratusan Siswa

Regional
RA Terima Surat Keputusan DJSN Terkait Dugaan Pelecehan Seksual oleh Dewas BPJS-TK

RA Terima Surat Keputusan DJSN Terkait Dugaan Pelecehan Seksual oleh Dewas BPJS-TK

Nasional
Pemprov DKI: Sepeda Listrik Migo Tak Kantongi Izin Usaha dan Sertifikasi Kemenhub

Pemprov DKI: Sepeda Listrik Migo Tak Kantongi Izin Usaha dan Sertifikasi Kemenhub

Megapolitan

Close Ads X