Pemerintah Pusat Diminta Terlibat Kelola Danau Laut Tawar

Kompas.com - 02/12/2018, 08:44 WIB
Obyek wisata alam Danau Laut Tawar di Takengon, Aceh Tengah. KOMPAS.com / Fikria HidayatObyek wisata alam Danau Laut Tawar di Takengon, Aceh Tengah.

TAKENGON, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Aceh dan pemerintah pusat dianggap perlu terlibat dalam pelestarian Danau Laut Tawar, sehingga dapat menjadi penghidupan bagi masyarakat di Dataran Tinggi Gayo, khususnya Aceh Tengah.

Hal tersebut dikemukakan Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar dihadapan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, dalam pembukaan Seminar Tata Kelola Pemerintahan, di Gedung Olah Seni (GOS) Takengon, Jum’at (30/11/2018)

“Terus terang Pemkab Aceh Tengah tidak punya kemampuan keuangan dan SDM yang memadai untuk mengelola danau kebanggaan masyarakat Gayo ini,” ujar Shabela.

Baca juga: Kementerian PUPR Studi Revitalisasi Danau Laut Tawar

Seperti diketahui, ungkap Shabela, Danau Laut Tawar selain menjadi sumber kehidupan nelayan juga merupakan salah satu lokomotif pariwisata yang ada di daerah penghasil kopi itu.

“Jika kawasan dan ekosistem danau Laut Tawar ini terus terganggu atau bahkan rusak bukan masyarakat Aceh Tengah saja yang rugi, namun beberapa wilayah Aceh akan mendapat dampaknya,” tambahnya.

Ia menerangkan, aliran Danau Laut Tawar saat ini menjadi sumber pembangkit energi listrik PLTA 1 dan 2 yang diproyeksi menghasilkan 86 megawatt dan mampu melayani kebutuhan listrik di sebagian wilayah Aceh.

“Oleh karena itu, kami harapkan perhatian Bapak Plt Gubernur dan jajaran terkait bersama-sama mendorong pemerintah pusat turut memberi perhatian terhadap pengelolaan danau Lut Tawar,” pungkasnya.

Untuk diketahui, masyarakat setempat menyebut Danau Laut Tawar dengan Danau Lut Tawar. Danau itu berada tidak jauh dari Kota Takengon, Aceh Tengah.

Kompas TV Hampir setiap akhir pekan Pantai Bulbul di kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara selalu di penuhi wisatawan domestik atau mancanegara. Mereka ingin menyaksikan keindahan danau toba di pantai pasair putih yang terhampar luas di lokasi wisata ini. Untuk lebih memanjakan pengunjung pengelola pantai wisata Bulbul menyiapkan berbagai fasilitas seperti <em>banana boat</em>, aneka wahana air dan sejumlah spot foto yang menarik. Sejumlah pengunjung berharap pemerintah setempat memperhatikan sejumlah fasilitas pendukung untuk lebih mengembangkan lokasi-lokasi wisata di sekitar Danau Toba.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X