Kompas.com - 01/12/2018, 19:09 WIB

KARANGANYAR, KOMPAS.com - Kementerian Sosial (Kemensos) tengah menggalakkan program kemandirian ekonomi untuk Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPMPKH).

Program ini bertujuan untuk mencegah sikap dan perilaku ketergantungan KPM terhadap bantuan-bantuan sosial dari pemerintah.

Menurut Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat, untuk mengurangi ketergantungan bantuan pemerintah itu, diadakan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) atau dikenal Family Development Session (FDS).

Pada program ini, pendamping secara intensif melakukan FDS di setiap kampung dan per kelompok dengan tema yang berbeda. Salah satunya adalah modul pemberian ekonomi.

Baca juga: 750 Keluarga Penerima Manfaat di Karangantar Terima Bantuan Sosial PKH

"Untuk memastikan agar mereka juga mempunyai satu upaya perubahan sikap dan perilaku ke arah mendirian maka modul pemberian ekonomi menjadi salah satu prioritas yang sudah mulai diterapkan secara intensif," ujar Harry, di Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (1/12/2018).

Harry mengatakan, Presiden Jokowi telah mengingatkan kepada KPMPKH jika ada bantuan selama kebutuhan pendidikan, kesehatan dan pangan terpenuhi, maka bantuan tersebut dapat digunakan untuk modal usaha.

"Kami memantau dari tahun 2017 awal kegiatan usaha ekonomi produktif ditingkatkan. Jadi pendamping ini tidak hanya perbaikan pendidikan dan kesehatan, tetapi ada upaya untuk perbaikan ekonomi. Dan mulailah mengadakan pemetaan potensi mereka," kata dia.

Baca juga: Menko PMK: Penerima PKH Meningkat, Angka Kemiskinan Menurun

Dengan monitoring program itu, kata Harry, produk-produk kube KPMPKH yang ada di Karanganyar seperti produk kerajinan tangan, handicraft, pakaian, dan lain-lain, bisa menjadi contoh bagi KPMPKH kabupaten di Indonesia.

"Bahwa kelompok usaha ekonomi produktif yang dilaksanakan KPMPKH mampu mempunyai nilai tambah, punya nilai inovasi, bahkan bisa menjadi contoh untuk kabupaten lain," kata Harry.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.