Gubernur Jatim Imbau Warganya Tidak Ikut Reuni Akbar 212 di Jakarta

Kompas.com - 01/12/2018, 06:30 WIB
Gubernur Jawa Timur Soekarwo, usai menghadiri acara penyampaian visi misi Bupati-Wakil Bupati Jombang periode 2018 - 2023 dalam rapat paripurna yang digelar DPRD Jombang, Selasa (02/10/2018). KOMPAS.com/MOH SYAFIIGubernur Jawa Timur Soekarwo, usai menghadiri acara penyampaian visi misi Bupati-Wakil Bupati Jombang periode 2018 - 2023 dalam rapat paripurna yang digelar DPRD Jombang, Selasa (02/10/2018).

SURABAYA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengimbau warganya untuk tidak berangkat ke Jakarta mengikuti aksi Reuni Akbar 212 pada Minggu (2/12/2018).

Soekarwo mengatakan, aspirasi bisa disampaikan melalui berbagai media tanpa harus datang ke Jakarta.

"Yang penting kan pesannya sampai, tidak usah berangkat ke Jakarta, itu tidak mengurangi nilai demokrasi," kata Soekarwo seusai melantik Pemprov Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Jumat (30/11/2018).

Soekarwo membantah imbauannya itu bersifat politis. Dia hanya mengaku khawatir jika ada warga Jawa Timur yang berangkat ke Jakarta untuk ikut Reuni Akbar 212.


"Nanti transportasinya bagaimana, makannya bagaimana, menginapnya bagaiman, kan repot," ucapnya.

Reuni Akbar 212 rencananya akan digelar di sekitar Monas. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, pihaknya telah menyiapkan rencana pengamanan jelang digelarnya Reuni Akbar 212 di sekitaran Monas.

Akan ada 20.000 personel gabungan dari TNI, Polri dan juga dari pemerintah daerah yang akan disebar untuk mengamankan beberapa lokasi. Pola pengaturan lalu lintas juga disiapkan untuk memecah kemacetan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X