Fakta Dugaan Suap Bupati Malang Non-aktif Rendra Kresna, Dokumen Semasa Menjabat Disita hingga Penelusuran DAK

Kompas.com - 30/11/2018, 19:44 WIB
Bupati Malang Rendra Kresna mengenakan rompi tahanan oranye seusai diperiksa sebagai tersangka di Gedung KPK Jakarta, Senin (15/10/2018). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINBupati Malang Rendra Kresna mengenakan rompi tahanan oranye seusai diperiksa sebagai tersangka di Gedung KPK Jakarta, Senin (15/10/2018).

KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) terus mencari bukti-bukti terkait kasus dugaan suap Bupati Malang non-aktif Rendra Kresna.

Ketua DPD Nasdem Kota Malang, Choirul Anam, juga turut dimintai keterangan oleh KPK.

Rendra Kresna diduga menerima gratifikasi untuk penyediaan sarana, buku dan alat peraga di Dinas Pendidikan Kabupaten Malang. Jumlah yang diduga diterima Rendra adalah Rp 3,55 miliar.

Berikut ini fakta di balik kasus Bupati Malang non-aktif Rendra Kresna.

1. Ketua DPD Partai NasDem dan KPK sempat bingung

Penyidik KPK saat hendak membawa Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Malang Choirul Anam setelah diperiksa di Rupatama Polres Malang Kota, Rabu (28/11/2018)KOMPAS.com/ANDI HARTIK Penyidik KPK saat hendak membawa Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Malang Choirul Anam setelah diperiksa di Rupatama Polres Malang Kota, Rabu (28/11/2018)

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Malang, Choirul Anam, di Rupatama Polres Malang Kota, Rabu (28/11/2018).

Choirul adalah mantan Direktur PD Jasayasa. KPK memeriksa dirinya sebagai saksi kasus suap dan gratifikasi Bupati Malang non-aktif Rendra Kresna.

Choirul keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 15.30 WIB. Usai diperiksa, Choirul dibawa oleh dua orang penyidik KPK menggunakan mobil Avanza putih diiringi oleh mobil Innova hitam.

Namun, penyidik KPK sempat bingung karena Choirul tidak kunjung mendapati mobil yang dipakainya saat ke Polres Malang Kota.

Baca Juga: Usai Periksa Ketua DPD NasDem soal Rendra Kresna, Penyidik KPK Sempat Bingung...

2. KPK telusuri proyek DAK semasa pemerintahan Rendra Kresna

Bupati Malang Rendra Kresna saat ditemui usai acara di Pendopo Agung Kabupaten Malang di Jalan KH Agus Salim nomor 7 Kota Malang pada Kamis (11/10/2018) malam.KOMPAS.com/ANDI HARTIK Bupati Malang Rendra Kresna saat ditemui usai acara di Pendopo Agung Kabupaten Malang di Jalan KH Agus Salim nomor 7 Kota Malang pada Kamis (11/10/2018) malam.

KPK mendalami seluruh proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus ( DAK) Kabupaten Malang selama dipimpin oleh Rendra Kresna.

Hal itu diketahui dari pemeriksaan penyidik kepada Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Malang Willem Petrus Salamena pada Senin (26/11/2018).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Jambi

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Jambi

Regional
Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Padamkan Listrik

Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Padamkan Listrik

Regional
Kisah Desa Menari di Lereng Telomoyo

Kisah Desa Menari di Lereng Telomoyo

Regional
Gunakan Senapan Angin, Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri

Gunakan Senapan Angin, Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri

Regional
SPBU Terbakar di Bukittinggi, Api Diduga dari Mobil yang Isi BBM dengan Tangki Tambahan

SPBU Terbakar di Bukittinggi, Api Diduga dari Mobil yang Isi BBM dengan Tangki Tambahan

Regional
Para Bacalon Wali Kota Samarinda Penjaringan PDI-P Ramai-ramai Siapkan Isi Tas

Para Bacalon Wali Kota Samarinda Penjaringan PDI-P Ramai-ramai Siapkan Isi Tas

Regional
Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah

Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah

Regional
Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Kadis Kesehatan Sarankan Berobat di Posko Kesehatan

Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Kadis Kesehatan Sarankan Berobat di Posko Kesehatan

Regional
Seberangi Rel Tak Berpalang Pintu, Mobil Avanza Ringsek Tertabrak Kereta

Seberangi Rel Tak Berpalang Pintu, Mobil Avanza Ringsek Tertabrak Kereta

Regional
Waspadai Hujan Lebat Selama 2 Hari yang Berpotensi Sebabkan Banjir di Sumut

Waspadai Hujan Lebat Selama 2 Hari yang Berpotensi Sebabkan Banjir di Sumut

Regional
Pilkada Samarinda, Ketua DPD Gerindra Kaltim Ikut Penjaringan PDI-P

Pilkada Samarinda, Ketua DPD Gerindra Kaltim Ikut Penjaringan PDI-P

Regional
Ratusan Ikan Mati Mendadak di Maluku, LIPI Minta Tak Dikaitkan dengan Gempa

Ratusan Ikan Mati Mendadak di Maluku, LIPI Minta Tak Dikaitkan dengan Gempa

Regional
Kasus Pembunuhan Pria Dalam Plastik di Cianjur Terungkap, 7 Pelaku Ditangkap

Kasus Pembunuhan Pria Dalam Plastik di Cianjur Terungkap, 7 Pelaku Ditangkap

Regional
Selain Nasdem, Denny Indrayana Juga Ambil Formulir Pendaftaran Cagub ke Partai Demokrat

Selain Nasdem, Denny Indrayana Juga Ambil Formulir Pendaftaran Cagub ke Partai Demokrat

Regional
Pasca-penusukan Wiranto, Ma'ruf Amin Sebut Penanganan Terorisme Harus dengan Cara 'Soft'

Pasca-penusukan Wiranto, Ma'ruf Amin Sebut Penanganan Terorisme Harus dengan Cara "Soft"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X