Fakta Di Balik Perampokan di Muna, Anak Korban Melawan hingga Ratusan Juta Amblas

Kompas.com - 30/11/2018, 19:00 WIB
Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga, melihat langsung ventilasi rumah korban tempat masuknya pelaku perampokan, Kamis (29/11/2018) KOMPAS.com/DEFRIATNO NEKEKapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga, melihat langsung ventilasi rumah korban tempat masuknya pelaku perampokan, Kamis (29/11/2018)

KOMPAS.com - Hamdia Marati hanya bisa pasrah saat perampok merangsek rumahnya dan menodongkan parang di lehernya.

Hamdia dan salah satu anaknya disekap oleh pelaku, sedangkan anaknya yang lain terpaksa disekap di kamar mandi setelah berusaha merbut parang milik pelaku.

Ratusan juta rupiah berhasil digondol pelaku. Setelah itu, Hamdia segera melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Inilah fakta di balik kasus perampokan di Muna, Sulawesi Tenggara pada hari Kamis (29/11/2018).

1. Perampok menjebol jendela dan masuk ke kamar korban

Seorang ibu rumah tangga, Hamdia Marati, menjadi korban perampokan, Kamis (29/11/2018) dini hari, sekitar pukul 03.00 Wita.  Perampok tersebut menyekap seorang anaknya yang masih berusia sekitar belasan tahun di dalam kamar mandi karena memberikan perlawan terhadap perampok tersebut. KOMPAS.com/DEFRIATNO NEKE Seorang ibu rumah tangga, Hamdia Marati, menjadi korban perampokan, Kamis (29/11/2018) dini hari, sekitar pukul 03.00 Wita. Perampok tersebut menyekap seorang anaknya yang masih berusia sekitar belasan tahun di dalam kamar mandi karena memberikan perlawan terhadap perampok tersebut.

Berdasar keterangan Hamdia, pelaku masuk ke rumah korban melalui jendela. Saat itu, pelaku menggunakan cadar hingga tak bisa mengenali wajah pelaku.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah berhasil masuk ke kamar korban, pelaku langsung menodongkan senjata tajam.

“Dia (pelaku) masuk dan dia tarik saya dan dia todongkan pisau di sini (leher), saya tanya salahku apa, tapi saya istighfar terus, dia (pelaku) tanya mana uangmu, mana uangmu,” kata Hamdia Marati, Kamis (29/11/2018).

Melihat ibunya disandera, salah satu anak Hamdia bersedia mengambilkan uang milik keluarga Hamdia.

“Anakku yang satunya dia bilang, pak jangan ganggu mamaku, nanti saya ambilkan uang. Anakku cari kunci dan dia ambilkan uang dari dalam lemari,” ujarnya.

Baca Juga: Ibu dan Dua Anak Jadi Korban Perampokan, Satu Korban Disekap di Kamar Mandi

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.