Sriwijaya dan Garuda Tunda Penerbangan dari Pangkal Pinang Akibat Cuaca Buruk

Kompas.com - 30/11/2018, 17:12 WIB
Salah satu pesawat Sriwijaya Air terparkir di Bandara Depati Amir Pangkal Pinang saat hujan lebat mengguyur, Jumat (30/11/2018). KOMPAS.com/HERU DAHNURSalah satu pesawat Sriwijaya Air terparkir di Bandara Depati Amir Pangkal Pinang saat hujan lebat mengguyur, Jumat (30/11/2018).

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Hujan lebat yang mengguyur Kota Pangkal Pinang, termasuk kawasan Bandara Depati Amir, Kepulauan Bangka, memaksa maskapai menunda sejumlah penerbangan.

Penerbangan yang tertunda antara lain penerbangan carteran Pangkal Pinang-Kuala Lumpur ( Sriwijaya) dan penerbangan Pangkal Pinang-Palembang (Garuda).

Distrik Manajer Sriwijaya Air Pangkal Pinang, Kianse menyebutkan, demi alasan keamanan tidak memungkinkan penerbangan dilakukan saat cuaca buruk.

"Iya, cuaca buruk terpaksa ada penundaan," kata Kianse saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (30/11/2018) sore.


Baca juga: Kisah Heroik Depati Amir hingga Dikukuhkan Jadi 6 Pahlawan Nasional 2018

Pesawat Sriwijaya maupun Garuda sedianya berangkat sekitar pukul 14.50 WIB. Petugas bandara kemudian menginformasikan penundaan penerbangan hingga kondisi cuaca membaik.

Hujan lebat disertai petir melanda Kota Pangkal Pinang sejak pukul 12.40 WIB.

Hingga berita ini dibuat pukul 16.50 WIB hujan dengan intensitas sedang masih mengguyur bandara Depati Amir.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Melihat Anak Buruh Migran di Bawah 'Atap' Kampung Belajar Tanoker

Melihat Anak Buruh Migran di Bawah "Atap" Kampung Belajar Tanoker

Regional
Berperilaku Aneh, Polisi Bawa Penganiaya Bocah hingga Tewas Hanya karena Minum Teh ke Psikolog

Berperilaku Aneh, Polisi Bawa Penganiaya Bocah hingga Tewas Hanya karena Minum Teh ke Psikolog

Regional
Minim Rambu Lalu Lintas, Penyebab Truk Fuso Tabrak 2 Minibus di Sumedang

Minim Rambu Lalu Lintas, Penyebab Truk Fuso Tabrak 2 Minibus di Sumedang

Regional
PDI-P Berpotensi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Boyolali

PDI-P Berpotensi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Boyolali

Regional
Rektorat Unnes Minta Debat Rektor dan Dosen yang Diduga Hina Jokowi Ditangguhkan

Rektorat Unnes Minta Debat Rektor dan Dosen yang Diduga Hina Jokowi Ditangguhkan

Regional
Perahu yang Ditumpangi Satu Keluarga Tenggelam di Maluku, 1 Tewas

Perahu yang Ditumpangi Satu Keluarga Tenggelam di Maluku, 1 Tewas

Regional
Nasib Gibran di Pilkada Solo Ditentukan Maret

Nasib Gibran di Pilkada Solo Ditentukan Maret

Regional
Kecelakaan Truk di Jalan Pasuruan-Probolinggo, Satu Orang Tewas

Kecelakaan Truk di Jalan Pasuruan-Probolinggo, Satu Orang Tewas

Regional
Bupati dan Wakil Bupati Bantul Pecah Kongsi dalam Pilkada 2020, Wabup Diusung PDI-P

Bupati dan Wakil Bupati Bantul Pecah Kongsi dalam Pilkada 2020, Wabup Diusung PDI-P

Regional
Viral Calon Polisi di Palu Sujud di Kaki Ayahnya, Ini Ungkapan Sang Ibu

Viral Calon Polisi di Palu Sujud di Kaki Ayahnya, Ini Ungkapan Sang Ibu

Regional
Kekurangan Guru SD, Babinsa Mengajar Baca Tulis di Merauke

Kekurangan Guru SD, Babinsa Mengajar Baca Tulis di Merauke

Regional
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Melonguane, Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Melonguane, Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Izin Pinjam Gedung Dibatalkan, Lokasi Debat Rektor dan Dosen Unnes Dipindahkan

Izin Pinjam Gedung Dibatalkan, Lokasi Debat Rektor dan Dosen Unnes Dipindahkan

Regional
Demo Biaya Sewa Kantin, Mahasiswa Unpatti Blokade Jalan Menuju Bandara

Demo Biaya Sewa Kantin, Mahasiswa Unpatti Blokade Jalan Menuju Bandara

Regional
Diduga Berbuat Mesum, Pria asal Portugal di Lhokseumawe Ditangkap

Diduga Berbuat Mesum, Pria asal Portugal di Lhokseumawe Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X