Kembali Tertangkap, Residivis Kasus Narkoba Digiring Polisi dengan Wajah Lesu

Kompas.com - 30/11/2018, 12:34 WIB
Ilustrasi penangkapanThink Stock Ilustrasi penangkapan

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - RD (47) digelandang ke Mapolres Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, dengan wajah lesu. Ia kembali harus berurusan dengan polisi karena kasus kepemilikan narkoba jenis sabu.

"Tersangka merupakan residivis yang sudah tiga kali keluar masuk penjara karena kasus narkoba. Terakhir keluar tahun 2017," kata Kasat Narkoba Polres Pangkal Pinang AKP Rudolf Sitorus mewakili Kapolres AKBP Iman Risdiono, Jumat (30/11/2018).

Dia mengungkapkan, tersangka RD alias Junet sejak lama menjadi target operasi karena kembali berkecimpung dalam transaksi peredaran sabu.

Saat penggerebekan di rumah tersangka di Jalan Kerisi, Kelurahan Pancur, Kamis (29/11/2018), ditemukan barang bukti 11 paket kecil sabu seberat 10,70 gram.


Baca juga: Distrik Atsj Asmat Jadi Pelopor Anti-miras dan Narkoba

Selain sabu, polisi juga mengamankan satu pipa bong, satu bal plastik kemasan dan satu ponsel merek Nokia.

"Tersangka patut diduga melanggar Pasal 114 (2), Pasal 112 (2) UU RI No 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman 5 tahun," ujarnya.

Sementara itu RD di hadapan polisi mengaku terpaksa menjual narkoba karena tidak memiliki pekerjaan tetap.

"Buat cari penghasilan, Pak. Tidak pernah (jualan) besar," ungkapnya lirih.

Baca juga: Sanksi Ketua DPRD Buton Selatan yang Tersandung Narkoba Diserahkan ke DPP PAN

RD yang saat digerebek mengenakan baju kaos warna merah kini meringkuk di Mapolres Pangkal Pinang guna proses hukum lebih lanjut.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Gempa Maluku Utara Rusak Jaringan Listrik di Halmahera Selatan

Gempa Maluku Utara Rusak Jaringan Listrik di Halmahera Selatan

Regional
Sebelum Ditangkap, Ayah yang Aniaya Anak Gizi Buruk Ancam Polisi

Sebelum Ditangkap, Ayah yang Aniaya Anak Gizi Buruk Ancam Polisi

Regional
Terekam CCTV, Pengendara BMW Curi Tong Sampah Seharga Rp 70.000

Terekam CCTV, Pengendara BMW Curi Tong Sampah Seharga Rp 70.000

Regional
Kasus 'Bupati Biadab', Bupati Aceh Tengah Siap Bersumpah di Bawah Al Quran

Kasus "Bupati Biadab", Bupati Aceh Tengah Siap Bersumpah di Bawah Al Quran

Regional
Momen Polisi Misterius Gendong Calon Haji Tertua Saat Rekan Se-Kloter Berdesakan Masuk Bus

Momen Polisi Misterius Gendong Calon Haji Tertua Saat Rekan Se-Kloter Berdesakan Masuk Bus

Regional
Jalur Pendakian Gunung Slamet via Bambangan Ditutup Mulai 22 Juli 2019

Jalur Pendakian Gunung Slamet via Bambangan Ditutup Mulai 22 Juli 2019

Regional
Cerita Adilta, Merintis Usaha di Balik Musik Cadas Kota Medan

Cerita Adilta, Merintis Usaha di Balik Musik Cadas Kota Medan

Regional
Seorang Kuli Panggul Ditemukan Meninggal di Roda Bakso Pasar Tasik

Seorang Kuli Panggul Ditemukan Meninggal di Roda Bakso Pasar Tasik

Regional
Di Anambas, Menteri Susi Minta Warga Tidak Buang Sampah di Kolong Rumah

Di Anambas, Menteri Susi Minta Warga Tidak Buang Sampah di Kolong Rumah

Regional
Menteri Susi Larang Tangkap Ikan Napoleon Seberat 4 Kg, Ini Alasannya...

Menteri Susi Larang Tangkap Ikan Napoleon Seberat 4 Kg, Ini Alasannya...

Regional
BNN Cari Mobil Ferrari Milik Petani yang Jadi Bandar Narkoba

BNN Cari Mobil Ferrari Milik Petani yang Jadi Bandar Narkoba

Regional
Berbahaya, Sumur Bor yang Semburkan Lumpur dan Gas di Cilacap Ditutup

Berbahaya, Sumur Bor yang Semburkan Lumpur dan Gas di Cilacap Ditutup

Regional
Menteri Susi: Berada di Perbatasan, Anambas Punya Peran Penting Bagi NKRI

Menteri Susi: Berada di Perbatasan, Anambas Punya Peran Penting Bagi NKRI

Regional
Pelempar Molotov di Rumah Dinas Tertangkap, Ini Kata Ketua DPRD Kota Magelang

Pelempar Molotov di Rumah Dinas Tertangkap, Ini Kata Ketua DPRD Kota Magelang

Regional
Maskawin, dari Agama, Budaya, sampai Pilihan Unik

Maskawin, dari Agama, Budaya, sampai Pilihan Unik

Regional
Close Ads X