Kompas.com - 30/11/2018, 12:03 WIB
akibat gempa mamasa Tim pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi teliti retakan tanah dan bangunan KOMPAS.Comakibat gempa mamasa Tim pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi teliti retakan tanah dan bangunan


MAMASA, KOMPAS.com – Tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melakukan penelitian terhadap kerusakan bangunan dan kondisi tanah, saat gempa beruntun masih terus mengguncang Mamasa, Sulawesi Barat, dan wilayah sekitarnya sejak tiga pekan terakhir.

Penelitian ini nantinya akan memastikan penyebab terjadinya gempa beruntun di Mamasa, apakah akibat sesar atau bukan.

Tim PVMBG melakukan penyelidikan kerusakan bangunan di sejumlah titik lokasi menggunakan alat mikrotremor.

Baca juga: Mamasa Diguncang 6 Kali Gempa Beruntun, Siswa SMP Dipulangkan

Cecep Solaeman dari tim ini menuturkan, penelitian dampak gempa menggunakan alat mikrotremor untuk mengukur frekuensi getaran tanah dan bangunan yang ditimbulkan gempa.

Metode penyelidikan ini dilakukan dengan cara melihat langsung retakan tanah dan bangunan di titik terdampak gempa.

“Ada puluhan titik lokasi kita selidiki menggunakan alat mikotremor untuk mengetahui penyebab gempa Mamasa, apakah akibat sesar atau bukan,” kata Cecep, Jumat (30/11/2018).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, penyelidikan ini juga bertujuan untuk mengetahui karakteristik tanah di Mamasa.

Baca juga: Relawan Ini Gelar Lapak Membaca Gratis bagi Anak-anak Korban Gempa Mamasa

Penyelidikan ini akan dilakukan selama tiga hari dengan mengunjungi puluhan titik lokasi daerah di Mamasa.

Meski belum merilis hasil akhir penelitian, namun tim beranggotakan 10 orang ini memastikan tekstur dan struktur tanah Mamasa berupa bebatuan keras, tidak berpotensi menimbulkan likuifaksi seperti yang menimpa warga Palu akhir September lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.