Kasus Pria Lempar Bom Ikan ke Mantan Istri hingga Tewas: Korban Menolak Diajak Rujuk

Kompas.com - 29/11/2018, 19:05 WIB
Ilustrasi bom SHUTTERSTOCKIlustrasi bom

SURABAYA, KOMPAS.com - Motif pembunuhan Husnia (40), perempuan di Pasuruan, Jawa Timur, dengan bom ikan atau bondet terus didalami polisi. Dugaan sementara, motif pembunuhan tersebut karena korban menolak diajak rujuk oleh pelaku.

Menurut Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera, motif tersebut baru motif sementara berdasarkan keterangan orang dekat korban dan Muhammad Ibnu (40), pelaku.

"Pelaku sampai saat ini belum bisa dimintai keterangan, karena mengalami luka serius di bagian kepala setelah terkena bom ikan yang dilempar ke tubuh korban," kata Barung, Kamis (29/11/2018).

Korban kata Barung adalah mantan isteri pelaku yang baru dicerainya 2 bulan lalu, lalu pelaku meminta korban untuk rujuk, namun korban menolak. "Keluarga korban juga menolak jika korban rujuk dengan pelaku," terang Barung.


Baca juga: Mantan Isteri Tewas Setelah Dilempar Bom Ikan

Husnia (40), warga Desa Poh Gading, Kecematan Paserpan Pasuruan tewas seketika setelah bagian kepalanya dilempar bondet oleh mantan suaminya pada Rabu (28/11/2018) sore kemarin.

Akibat ledakan bondet, bagian wajah korban mengalami luka parah. Beberapa organ tubuh seperti mata kiri, kening dan hidungnya rusak dan hancur.

Pelaku ditangkap pada Kamis dini hari saat berada di rumah keluarganya di Desa Ngempit, Kecamatan Kraton Pasuruan.

"Pelaku saat ditangkap juga mengalami luka parah di bagian mata dan wajahnya," terang Barung. 

Baca juga: Januri Bunuh Istrinya karena Korban Menolak Diajak Berhubungan Intim

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Letupan Senjata Api dalam Video Viral Tradisi Adat Lampung Dinilai Lumrah

Letupan Senjata Api dalam Video Viral Tradisi Adat Lampung Dinilai Lumrah

Regional
Bebas dari Penjara, Mantan Teroris Ini Sumpah Setia ke NKRI

Bebas dari Penjara, Mantan Teroris Ini Sumpah Setia ke NKRI

Regional
Bisnis Arak Jawa untuk Biaya Hidup, Anak Punk Diamankan Polres Ngawi

Bisnis Arak Jawa untuk Biaya Hidup, Anak Punk Diamankan Polres Ngawi

Regional
Kisah Fendi, Derita Penyakit Misterius 4 Tahun Terbaring Kaku Seperti Kayu

Kisah Fendi, Derita Penyakit Misterius 4 Tahun Terbaring Kaku Seperti Kayu

Regional
Pimpin Aksi Bersih Teluk Ambon, Gubernur Murad Ajak Warga Bebaskan Maluku dari Sampah

Pimpin Aksi Bersih Teluk Ambon, Gubernur Murad Ajak Warga Bebaskan Maluku dari Sampah

Regional
Ambulans Kecelakaan di Tol Pejagan-Pemalang Diduga Tersangkut Truk dan Terseret 200 Meter

Ambulans Kecelakaan di Tol Pejagan-Pemalang Diduga Tersangkut Truk dan Terseret 200 Meter

Regional
Kualitas Udara di Kalimantan Barat pada Level Berbahaya

Kualitas Udara di Kalimantan Barat pada Level Berbahaya

Regional
Sebelum Kontak Senjata dengan TNI-Polri, Anggota KKB Lakukan Kekerasan Terhadap Warga

Sebelum Kontak Senjata dengan TNI-Polri, Anggota KKB Lakukan Kekerasan Terhadap Warga

Regional
Penyelundupan 6.000 Detonator Disamarkan dengan Susu Kemasan

Penyelundupan 6.000 Detonator Disamarkan dengan Susu Kemasan

Regional
Dinilai Berjasa dalam Bidang Manajemen SDM, Panglima TNI Raih Doktor Honoris dari UNS

Dinilai Berjasa dalam Bidang Manajemen SDM, Panglima TNI Raih Doktor Honoris dari UNS

Regional
KBRI Australia Disebut Sudah Bangun Komunikasi dengan Veronica Koman

KBRI Australia Disebut Sudah Bangun Komunikasi dengan Veronica Koman

Regional
Tertangkap Mencuri Stupa Kepala Buddha, Dua Bule Divonis 14 Hari Kurungan

Tertangkap Mencuri Stupa Kepala Buddha, Dua Bule Divonis 14 Hari Kurungan

Regional
Terungkap, Zaenal yang Berkelahi dengan Polisi Dipukul 'Traffic Cone' Sebelum Tewas

Terungkap, Zaenal yang Berkelahi dengan Polisi Dipukul "Traffic Cone" Sebelum Tewas

Regional
Kasus Bayi 14 Bulan Minum 5 Gelas Kopi Sehari, Pernikahan Dini Jadi Pemicu

Kasus Bayi 14 Bulan Minum 5 Gelas Kopi Sehari, Pernikahan Dini Jadi Pemicu

Regional
Polda Jatim: Siapa Pun yang Temukan Veronica Koman Harap Hubungi Polisi

Polda Jatim: Siapa Pun yang Temukan Veronica Koman Harap Hubungi Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X