Musim Penghujan, Longsor Ancam Desa di Perbukitan Menoreh

Kompas.com - 29/11/2018, 17:55 WIB
Kompas TV Menanggapi kasus penganiayaan guru oleh muridnya sendiri, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhajir Effendy, meminta keadilan harus ditegakkan.

Namun, hujan yang terjadi sepanjang Senin hingga Rabu kemarin mengakibatkan tanah longsor terjadi di beberapa titik. Peristiwa ini kebanyakan terjadi di Samigaluh.

BPBD Kulon Progo menerima 10 laporan longsor di Samigaluh, 2 di Kokap, dan Sentolo maupun Temon masing-masing 1 laporan. BPBD turut mengirim tim ke lokasi bencana untuk membantu.

Selain rumah rusak, longsor menyebabkan 5 titik jalan raya tergerus. Salah satu yang terparah di Plono, Desa Pagerharjo, Samigaluh. 

“Kerusakannya cukup berat, karena baket jalan itu hancur dan jalan terancam putus,” kata Slamet.

Menoreh memang tak sepi dari bencana. Bencana itu mengintip di setiap musim. BPBD menetapkan lebih dari 20 desa di 5 kecamatan di perbukitan Menoreh rawan longsor di musim penghujan ini.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X