Mantan Isteri Tewas Setelah Dilempar Bom Ikan

Kompas.com - 29/11/2018, 16:03 WIB
Ilustrasi. THINKSTOCK Ilustrasi.

SURABAYA, KOMPAS.com - Seorang perempuan bernama Husnia (40) tewas seketika setelah bagian kepalanya dilempar bom ikan atau bondet di Pasuruan Jawa Timur. Pelaku adalah mantan suaminya sendiri.

Informasi yang dihimpun dari Polda Jawa Timur, kejadian tersebut terjadi di Desa Poh gading Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, Rabu (28/11/2018) sore kemarin.

"Pelaku diamankan di rumah saudaranya di Kecamatan Kraton Pasuruan Kamis dini hari," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera, Kamis (29/11/2018).

Saat kejadian, pelaku menghadang korban yang juga mantan isterinya saat berjalan di jalan desa Poh Gading dengan motor yang dikendarai pelaku.

Baca juga: Kasus Wartawan Dianiaya karena Disebut Sentuh Pantat Istri Orang, 1 Pelaku Kabur

"Pelaku lantas melempar bondet ke arah wajah korbannya dan langsung melarikan diri tanpa membawa motornya," jelas Barung.

Akibat ledakan bondet, bagian wajah korban mengalami luka parah. Beberapa organ tubuh seperti mata kiri, kening dan hidungnya rusak dan hancur. "Pelaku saat ditangkap juga mengalami luka parah di bagian mata dan wajahnya," terang Barung.

Polisi masih terus mendalami motif pembunuhan tersebut. Dugaan sementara, pelaku marah kepada korban karena menolak diajak rujuk kembali setelah bercerai. 

Baca juga: Januri Bunuh Istrinya karena Korban Menolak Diajak Berhubungan Intim

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPJS Kesehatan Bantah Minta Pengungsi Korban Gempa Maluku Membayar Saat Berobat di RS Darurat

BPJS Kesehatan Bantah Minta Pengungsi Korban Gempa Maluku Membayar Saat Berobat di RS Darurat

Regional
Geledah Kontrakan Penusuk Wiranto, Densus 88 Temukan Airsoft Gun dan Buku Agama

Geledah Kontrakan Penusuk Wiranto, Densus 88 Temukan Airsoft Gun dan Buku Agama

Regional
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Letusan dengan Tinggi Kolom 3 Km

Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Letusan dengan Tinggi Kolom 3 Km

Regional
Polisi Bongkar Jaringan Aborsi di Malang, Penjual Pil Untung Rp 50.000 Per Butir

Polisi Bongkar Jaringan Aborsi di Malang, Penjual Pil Untung Rp 50.000 Per Butir

Regional
Ganjar: 4 Rekomendasi Kongres Sampah Akan Masuk APBD 2020

Ganjar: 4 Rekomendasi Kongres Sampah Akan Masuk APBD 2020

Regional
Polda Jabar Ambil Alih Kasus Jatuhnya Batu-batu Besar di Purwakarta

Polda Jabar Ambil Alih Kasus Jatuhnya Batu-batu Besar di Purwakarta

Regional
Istri Mantan Dandim Kendari Resmi Dilaporkan, Ini Penjelasan Polisi

Istri Mantan Dandim Kendari Resmi Dilaporkan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Hanum Rais Absen di Rapat Paripurna DPRD DIY

Hanum Rais Absen di Rapat Paripurna DPRD DIY

Regional
Menabrak Truk di Tol Ngawi, Pengemudi Mobil Pribadi Tewas Seketika

Menabrak Truk di Tol Ngawi, Pengemudi Mobil Pribadi Tewas Seketika

Regional
Gunakan Ponsel, Pria Ini Merekam Video di Toilet Wanita Pelabuhan Sekupang

Gunakan Ponsel, Pria Ini Merekam Video di Toilet Wanita Pelabuhan Sekupang

Regional
Kisah Rustia, Korban Perdagangan Manusia di Irak: Saya Takut Tidak Bisa Pulang

Kisah Rustia, Korban Perdagangan Manusia di Irak: Saya Takut Tidak Bisa Pulang

Regional
Hanum Rais Dilaporkan ke Polisi karena Cuitan, PAN DIY Anggap Itu 'Statement' Pribadi

Hanum Rais Dilaporkan ke Polisi karena Cuitan, PAN DIY Anggap Itu "Statement" Pribadi

Regional
Ditangkap, Pelaku yang Perkosa Anak Tiri hingga Korban Diusir karena Dianggap Pelakor

Ditangkap, Pelaku yang Perkosa Anak Tiri hingga Korban Diusir karena Dianggap Pelakor

Regional
Perppu KPK Tak Kunjung Terbit, Basaria: Kita Tunggu Sampai 17 Oktober

Perppu KPK Tak Kunjung Terbit, Basaria: Kita Tunggu Sampai 17 Oktober

Regional
Bupati Banyuwangi Ingin Jadi Konsultan Kepala Daerah

Bupati Banyuwangi Ingin Jadi Konsultan Kepala Daerah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X