Kompas.com - 29/11/2018, 15:58 WIB
Talud atau dinding penahan tanah di lokasi perbaikan longsor, di kawasan Riung Gunung, Puncak, Bogor, Jawa Barat, mengalami keretakan, Rabu (29/11/2018). Peristiwa itu mengakibatkan separuh dari badan jalan di lokasi tidak dapat digunakan karena terdapat rengkahan selebar 30 sentimeter di sela antara talud dengan badan jalan. KOMPAS.com / RAMDHAN TRIYADI BEMPAHTalud atau dinding penahan tanah di lokasi perbaikan longsor, di kawasan Riung Gunung, Puncak, Bogor, Jawa Barat, mengalami keretakan, Rabu (29/11/2018). Peristiwa itu mengakibatkan separuh dari badan jalan di lokasi tidak dapat digunakan karena terdapat rengkahan selebar 30 sentimeter di sela antara talud dengan badan jalan.

BOGOR, KOMPAS.com - Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Hari Suko Setiono mengatakan, pihaknya akan melakukan investigasi atas peristiwa retaknya dinding penahan tanah (talud) di kawasan Riung Gunung, Puncak, Bogor, Jawa Barat.

"Kita lakukan investigasi, cek ke lapangan untuk mengetahui penyebab retaknya," ujar Hari, Kamis (29/11/2018).

Hari menyebut, pengerjaan talud di kawasan Riung Gunung telah dilakukan sejak Juli 2018 lalu, paska bencana longsor yang terjadi di wilayah Puncak.

Dengan adanya kejadian itu, sambung Hari, dirinya belum dapat memastikan kapan pengerjaan talud dapat rampung.

Baca juga: Longsor di Poncol Magetan Rusak Rumah Warga, Talud Dipasang

"Bila tidak ada kerusakan, harusnya pengerjaan selesai dalam waktu dekat. Tapi dengan kondisi sekarang, kami belum bisa memastikan kapan akan selesai,” kata Hari.

Sebelumnya, talud atau dinding penahan tanah di lokasi perbaikan longsor, di kawasan Riung Gunung, Puncak, Bogor, Jawa Barat, mengalami keretakan, Rabu (29/11/2018).

Keretakan itu menyebabkan separuh dari badan jalan di lokasi tidak dapat digunakan karena terdapat rengkahan selebar 30 sentimeter di sela antara talud dengan badan jalan.

Polisi pun telah memberlakukan rekayasa lalu lintas dan mengimbau kepada para pengguna jalan yang menuju Cianjur dan Bandung agar menggunakan jalur alternatif via Jonggol. 

Baca juga: Talud Longsor Timpa Dua Rumah Warga di Bima

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.