Kompas.com - 29/11/2018, 15:18 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendampingi Menteri Pariwsiata (Menpar) RI Arief Yahya sata meninjau lokasi calon KEK di Grand Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Rabu (28/11/18). Dokumentasi Humas Pemprov JabarGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendampingi Menteri Pariwsiata (Menpar) RI Arief Yahya sata meninjau lokasi calon KEK di Grand Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Rabu (28/11/18).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat (jabar) Ridwan Kamil terus mematangkan serangkaian rencana kerja untuk merealisasikan daerah Pangandaran menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Awal pekan lalu, Ridwan Kamil bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya berkunjung ke Pangandaran untuk meninjau lahan seluas 200 hektar yang kelak jadi lokasi KEK.

Pria yang akrab disapa Emil itu mengatakan, KEK Pangandaran seolah jadi obat kekecewaan lantaran tak ada satu pun daerah wisata di Jabar yang masuk dalam 10 "New Bali".

"Iya (KEK Pangandaran) sedang diperjuangkan. Karena saya rada kecewa ternyata (Jabar) gak masuk 10 daerah New Bali. Karena itu saya memperjuangkan dari Jawa Barat yang paling siap adalah Pangandaran," tutur Emil saat ditemui di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kamis (29/11/2018).

Baca juga: Ridwan Kamil Segera Bentuk Tim Saber Hoaks

KEK Pangandaran ditargetkan selesai pada Maret-April 2019 mendatang. Pangandaran, kata Emil, dipilih lantaran dinilai telah siap dalam segala aspek.

"Kenapa Pangandaran karena sudah ada proposalnya, 200 hektar lahan sudah siap dan punya 99 potensi wisata. Pak Menteri komitmen Maret-April bisa," ujarnya.

Dengan status itu, pengembangan area KEK Pangandaran akan dikembangkan melalui APBN dan mengurangi beban Pemprov Jabar.

"APBN akan turun karena dianggap sebagai proyek strategis nasional, jadi mendapat status itu susah. Kalau tanpa status itu tetap dibangun tapi dengan dana masing-masing," jelasnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.