Edy Rahmayadi: Langkat Ini Lebih Baik Zaman Atok Saya daripada Sekarang

Kompas.com - 28/11/2018, 21:34 WIB
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat bersilaturahmi di Rumah Besar Langkat, Rabu (28/11/2018) Dok: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provinsi SumutGubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat bersilaturahmi di Rumah Besar Langkat, Rabu (28/11/2018)

MEDAN, KOMPAS.com - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengatakan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, harus bangkit dan kembali berjaya seperti era 1960 sampai 1970-an.

Saat itu, kabupaten yang didominasi etnis Melayu ini berjaya dengan gas dan minyak, tetapi sekarang tidak lagi.

"Langkat ini maunya ke mana? Hanya begini-begini saja? Lebih baik zaman atok (kakek) saya daripada sekarang," kata Edy kepada para camat, kepala desa, lurah, organisasi masyarakat, dan etnis di Rumah Besar Langkat, Stabat, Rabu (28/11/2018).

Dia mengajak seluruh masyarakat, terutama kepala desa, untuk bangkit membangun Langkat karena daerah ini memiliki potensi sumber daya alam yang besar. Ada gas, minyak, pertanian dan perkebunan yang luas.

"Tapi kenapa kita tak bisa berbuat, ke mana kita?" tanya dia.

Baca juga: Edy Rahmayadi: Saya Ingatkan, OPD Jangan Korupsi

Edy meminta ke depannya harus berubah. Anak cucu Sumut, khususnya dari wilayah ini, tidak boleh kesulitan seperti sekarang.

Ia yang memiliki visi Sumut agraris mengharapkan Langkat menghidupkan kembali pertaniannya. Kondisi seperti ini harus berubah, kehidupan di kabupaten ujung barat Sumut tersebut harus kembali ke pertanian.

Terkait dana desa, Edy mengingatkan untuk digunakan sebaik-baiknya demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Kepada bupati dan wakil bupati terpilih, yaitu Terbit Rencana dan Syah Afandin, Edy berpesan agar selalu kompak dan selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah.

"Katanya, desa menerima Rp 1 miliar, kepala desa jangan main-main. Syukuri ini, nikmati, jangan sampai Anda yang menjadi orang pertama yang masuk neraka. Saya akan datang kembali untuk melihat perkembangan apa yang sudah terjadi, saya akan datang langsung ke desa," katanya.

Bupati Langkat Ngogesa Sitepu mangharapkan kedatangan Edy bisa membuat Langkat menjadi kabupaten yang bermartabat.

"Ini kehormatan buat kami semua jajaran pemerintah dan masyarakat Kabupaten Langkat, terima kasih Pak Gubernur atas kedatangannya," ucap Ngogesa.

Baca juga: Edy Rahmayadi: Sumut Ini Besar, Saya Tak Bisa Sendirian...

Sementara Sultan Langkat Azwar Abdul Jalil menambahkan, kedatangan Edy merupakan bentuk dukungan bagi kabupaten ini untuk kembali meraih kejayaan.

"Mudah-mudahan masyarakat Langkat bisa mengembalikan kejayaannya," ucap Azwar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X