Kompas.com - 28/11/2018, 17:07 WIB
Jaminan Hari Tua (JHT) buruh pabrik rokok Gentong Gotri Kabupaten Kudus, Jawa Tengah dibayarkan senilai Rp 100 ribu per orang, Rabu (28/11/2018).‎ KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTOJaminan Hari Tua (JHT) buruh pabrik rokok Gentong Gotri Kabupaten Kudus, Jawa Tengah dibayarkan senilai Rp 100 ribu per orang, Rabu (28/11/2018).‎

KUDUS, KOMPAS.comJaminan Hari Tua (JHT) buruh pabrik rokok Gentong Gotri Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, dibayarkan senilai Rp 100.000 per orang, Rabu (28/11/2018).

Terlihat, seribuan buruh Pabrik Rokok Gentong Gotri mengantre di depan aula Lingkungan Industri Kecil Industri Hasil Tembakau (LIK-IHT) Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kudus, itu.

Para buruh rela berdesak-desakan untuk bisa merangsek masuk ke aula mengambil jatah uang Rp 100.000 tersebut. Prosedurnya, satu per satu buruh menandatangani berkas pengambilan di hadapan beberapa petugas. Lantas mereka menerima selembar uang seratus ribuan.

Salah satu buruh, Sri Handayani (43), mengatakan, uang Rp 100.000 yang diterimanya akan dibelanjakan untuk membeli sembako. Uang tersebut begitu berarti baginya menyusul beberapa tahun ini ia menganggur karena industri tempat ia bekerja tak lagi beroperasi.

"Alhamdulilah bisa untuk nyambung hidup. Sudah lama menganggur," kata janda dua anak ini.

Dijelaskan Sri, selama 20 tahun dia bekerja sebagai buruh rokok di Gentong Gotri, dia mengaku nyaman karena semua manajemen berjalan lancar.

Baca juga: Dedi Mulyadi Usulkan Buruh Korban PHK Masuk Program Keluarga Harapan

Namun keresahan mulai muncul ketika pada 2012, perusahaan mulai mengalami kolaps. Puncaknya hingga dua tahun terakhir, perusahaan benar-benar sudah tidak produksi.

Saat perusahaan memutuskan menghentikan semua aktivitas produksi, nasib buruh mengambang. Para buruh Pabrik Rokok Gentong Gotri tidak lagi mengantongi penghasilan tetap seperti dulu.

Meski demikian, itikad baik dari perusahaan terhadap para buruh masih ada. Sejak 2012, para buruh masih diminta berangkat bekerja untuk sekadar mengisi presensi. Sebagai gantinya mereka mendapat jatah Rp 12.000 setiap berangkat. Istilahnya uang tunggu.

Kini para buruh harap-harap cemas apakah pesangon akan mereka terima menyusul kondisi perusahaan yang kian terpuruk.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.