Nama-nama Korban Tewas akibat Longsor di Purwakarta

Kompas.com - 28/11/2018, 15:14 WIB
Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi (peci hitam) ikut menggali bekas longsoran yang menimpa tiga rumah warga di Purwakarta, Rabu (28/11/2018). KOMPAS.com/ ISTIMEWAKetua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi (peci hitam) ikut menggali bekas longsoran yang menimpa tiga rumah warga di Purwakarta, Rabu (28/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Longsor yang menerjang tiga rumah di Kampung Krajan, Desa Salam Jaya, Kecamatan Pondok Salam, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (27/11/2018) malam menyebabkan empat orang meninggal.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Purwakarta Wahyu Wibisono melalui siaran pers menyebutkan, para korban tewas masing-masing bernama Abah Bakri (90) dan Mak Acem (87), keduanya suami istri.

Lalu dua korban tewas lainnya adalah Iwan (30 dan Intan (7). Mereka berdua merupakan ayah dan anak yang baru ditemukan pada pukul 09.00 WIB.

“Kami start evakuasi tadi malam sekitar pukul 21.00 WIB. Dua korban meninggal yang terakhir alhamdulillah berhasil ditemukan. Baik korban meninggal maupun korban luka-luka kita bawa ke RSUD Bayu Asih,” katanya, Rabu.

Lima korban luka berat akibat longsoran tebing tanah itu yakni Yanti (25), Yeyet (45) dan Ima (25). Dua lainnya masih berusia anak-anak, yaitu Dede (12) dan Ridwan (5).

Baca juga: 2 Korban Hilang Longsor di Purwakarta Ditemukan, Korban Tewas Jadi 4 Orang

Sulit diakses alat berat

Lokasi bencana yang sulit diakses tidak memungkinkan evakuasi menggunakan alat berat. Karena itu, dinas terkait bersama warga dan Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi menggali bekas longsoran menggunakan alat seadanya.

Ditambah, alat floating pump untuk menyemprotkan air dari saluran irigasi tepat ke runtuhan tanah. 

Dedi yang juga Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Jawa Barat turut serta dalam kegiatan pencarian korban tanah longsor.

Cangkul dan beberapa bilah bambu digunakan oleh Dedi untuk membersihkan material tanah yang menimbun tiga rumah di kawasan itu.

“Biasa ini mah ikut ‘bobolokot’ (kotor berkalang tanah). Bagaimanapun kita harus membantu para korban dan keluarganya. Kemudian, harus ada pemulihan lingkungan di sekitar daerah ini,” katanya di lokasi.

Baca juga: Longsor di Purwakarta, 2 Warga Tewas, 2 Lainnya Hilang

Dedi mengaku sudah menyiapkan skema bantuan untuk keluarga korban meninggal dan korban luka-luka. Bantuan tersebut akan disalurkan melalui Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Purwakarta.

“Saya perintahkan Fraksi Golkar untuk membantu memperbaiki rumah yang terkena longsoran tanah. Kemudian, harus ada telaah kontur tanah di sini agar warga tidak tinggal di daerah rawan. Apalagi sekarang musim hujan, kondisi alam harus kita perhatikan,” ujarnya.




Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X