Beberapa Wilayah di Kediri Masih Kekurangan Air Bersih - Kompas.com

Beberapa Wilayah di Kediri Masih Kekurangan Air Bersih

Kompas.com - 28/11/2018, 15:11 WIB
Ilustrasi air bersihTHINKSTOCKS/KENZAZA Ilustrasi air bersih

KEDIRI, KOMPAS.com - Beberapa wilayah di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, masih mengalami kekurangan air bersih karena belum maksimalnya ketersediaan air dari sumber mata air yang ada di daerah mereka.

Wilayah itu adalah beberapa dusun yang semuanya berada di Kecamatan Semen, yakni Dusun Bobang, Dusun Tawangsari, serta Desa Semen. Wilayah ini lokasinya di kaki Gunung Wilis atau Kediri sebelah barat.

Situasi itu membuat warga menggantungkan pemenuhan air bersih dari luar daerah, yakni air yang dipasok oleh pemerintah setiap harinya.

Baca juga: Krisis Air Bersih di Ponorogo Akibat Kekeringan Meluas hingga 10 Kecamatan

Pemenuhan pemasokan air itu dilakukan langsung oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggunakan truk tangki.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri, Randi Agata mengatakan, kebutuhan air bagi tiga wilayah itu setiap harinya mencapai ribuan liter.

"Kemarin total 34.000 liter atau 8 tangki. Hari ini masih proses dropping," ujar Randi, Rabu (28/11/2018).

Kebutuhan air itu diambilkan dari beberapa sumber mata air potensial dan besar yang berada di wilayah paling dekat dengan lokasi distribusi.

Randi menambahkan, tidak akan melakukan penghentian distribusi maupun mengurangi jumlahnya hingga masyarakat merasa cukup terpenuhi kebutuhan airnya.

Baca juga: Anggaran Habis, BPBD Gunungkidul Ajukan Darurat Kekeringan

"Kita lakukan sampai tuntas," imbuh dia.

Sebelumnya, dropping air bersih juga dilakukan di wilayah yang berada di kaki Gunung Kelud, yaitu wilayah Kecamatan Plosoklaten yang meliputi Dusun Petungombo yang ada di Desa Sepawon.

Saat ini, dropping air di wilayah itu sudah dihentikan karena kebutuhan air sudah terpenuhi.



Close Ads X