Polisi Ungkap Pencurian dengan Kekerasan Bermodus Penggerebekan Suami-Istri

Kompas.com - 28/11/2018, 13:31 WIB
Kapolres Subang AKBP M Joni tengah memperlihatkan barang bukti saat rilis penangkapan para pelaku kekerasan dan pencurian di Subang, dengan modus perkenalan di media sosial yang berujung pada penggerebekan yang dilakukan seorang pria terhadap istri sirinya. Dokumentasi Polres SubangKapolres Subang AKBP M Joni tengah memperlihatkan barang bukti saat rilis penangkapan para pelaku kekerasan dan pencurian di Subang, dengan modus perkenalan di media sosial yang berujung pada penggerebekan yang dilakukan seorang pria terhadap istri sirinya.

BANDUNG, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal Polres Subang mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan, yang memakai modus perkenalan di media sosial yang berujung pada penggerebekan yang dilakukan seorang pria terhadap istri sirinya.

Dalam kasus ini, petugas menangkap empat pelaku, salah satunya pasangan yang mengaku telah menikah siri yakni AP dan istri sirinya VJL, serta dua orang pria berinisial A alias Kipli, dan JW alias Bob.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Subang AKP Moch Ilyas Rustiandi mengatakan, kasus pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh empat orang ini berawal dari perkenalan korban dengan pelaku VJL di media sosial Facebook, yang berujung pada perkenalan aplikasi pesan singkat Whatsapp.

"Setelah intens berkenalan di WA, janjianlah mereka di Cipeundeuy (Subang), wanita ini kemudian mengajak korban ke salah satu hotel," kata Ilyas, yang dihubungi Kompas.com, Rabu (28/11/2018).

Baca juga: PRT Dalangi Pencurian Uang Majikan Senilai Rp 2,2 M di Bekasi

Sebelum mengajak korban ke hotel di daerah Kecamatan Pabuaran, Subang, Senin (19/11/2018) pukul 20.00 WIB, VJL sudah berkoordinasi dengan suami sirinya AP, dan kedua pelaku pria lainya yakni Kipli dan Bob.

Korban pun kemudian memesan kamar di hotel tersebut dan masuk bersama VJL. Saat keduanya berada di dalam kamar, VJL kemudian memberi tahu suami sirinya, AP.

Tak lama, AP bersama Kipli dan Bob menggerebek mereka berdua.

"Di dalam kamar hotel digerebek oleh tiga pria itu, salah satunya mengaku suaminya, sambil mukul (korban), lalu diancam dan ditekan," kata dia.

Barang korban berupa satu unit kendaraan dan poselnya diambil pelaku. Tak hanya itu, pelaku mengancam korban akan memberitahukan aib tersebut kepada keluarga korban dan kepolisian setempat.

Pelaku bahkan meminta uang tebusan jika korban ingin mengambil barangnya. "Kalau barang pengen kembali, korban harus menebus Rp 10 juta," tutur dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Regional
Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Regional
Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Regional
Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Regional
Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Regional
BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

Regional
Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Regional
Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Regional
Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Regional
Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Regional
Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Regional
'Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD'

"Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD"

Regional
Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara 'Real Time'

Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara "Real Time"

Regional
Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Regional
Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X