Waspada Longsor Susulan di Perbukitan Menoreh, BPBD Imbau Warga Waspada

Kompas.com - 28/11/2018, 08:28 WIB
Pengunjung menjajal sensasi berfoto di menara pandang di atas pohon (spot foto), Kamis (8/10/2015). Terlihat dalam latar foto itu Waduk Sermo, perbukitan Menoreh, serta Gunung Susukan dan Gunung Ijo. KOMPAS.COM/ERIS EKA JAYAPengunjung menjajal sensasi berfoto di menara pandang di atas pohon (spot foto), Kamis (8/10/2015). Terlihat dalam latar foto itu Waduk Sermo, perbukitan Menoreh, serta Gunung Susukan dan Gunung Ijo.

KULON PROGO, KOMPAS.com -Tanah longsor terjadi di Bukit Menoreh di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Longsor terjadi di 2 titik pada Kecamatan Samigaluh, yakni di Dusun Manggermalang, Desa Gerbosari dan Dusun Ngemplak, Desa Pagerharjo.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kulon Progo dan warga pun semakin meningkatkan kewaspadaan menghadapi longsor susulan maupun daerah potensi longsor lain di Menoreh.

"Untuk wilayah perbukitan Menoreh agar meningkatkan kewaspadaan," kata Kepala BPBD Kulon Progo, Ariadi, Selasa (27/11/2018).

Peristiwa yang terjadi di Menggermalang mengenai satu kandang ternak. Longsor juga mengenai pondasi salah satu rumah warga setempat sehingga terancam ambrol. Sementara itu, longsor di Ngemplak tak mengancam pemukiman warga.

Baca juga: Relawan Padamkan Kebakaran di Lereng Menoreh dengan Sekat Bakar

Kawasan Menoreh memiliki catatan panjang sebagai daerah rawan bencana. Ketika musim kemarau, warga di perbukitan akan kesulitan air bersih. Memasuki musim hujan, bencana longsor giliran mengintip dan mengancam pemukiman warga yang ada di bawah.

BPBD menilai longsor potensial terjadi pada 21 desa yang ada di perbukitan Menoreh. Desa-desa itu berada di Kecamatan Samigaluh, Kalibawang, Girimulyo, Kokap, dan Pengasih.

Tanah longsor di dua dusun kali ini memang tidak menimbulkan korban maupun kerusakan serius. Namun, bencana tetap sebuah ancaman serius apalagi mengingat di musim hujan sebelumnya bencana longsor meningkat pada musim penghujan.

Ariadi menghimbau, masyarakat lebih tanggap terhadap situasi rumah dan lingkungan sekitar. Warga perlu segera melapor jika menemukan tanda-tanda potensi tanah longsor seperti muncul retakan tanah, munculnya mata air baru, dan genangan air.

"Bila ada retakan segera koordinasi dengan pemerintah atau relawan setempat agar diupayakan penutupan segera, dem mencegah longsor," kata Ariadi.

Baca juga: Rekahan Tanah di 4 Kecamatan Pegunungan Menoreh Yogyakarta Berpotensi Longsor



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Jabar Ridwan Kamil Akan Jadi Relawan Uji Vaksin Covid-19

Gubernur Jabar Ridwan Kamil Akan Jadi Relawan Uji Vaksin Covid-19

Regional
3 PPS di Kutim Jadi Tersangka Kasus Rekayasa Dukungan Paslon Perseorangan

3 PPS di Kutim Jadi Tersangka Kasus Rekayasa Dukungan Paslon Perseorangan

Regional
Operasi Jaran Candi 2020, Polres Tegal Kota Bekuk 6 Pelaku Curanmor

Operasi Jaran Candi 2020, Polres Tegal Kota Bekuk 6 Pelaku Curanmor

Regional
Tak Kenakan Masker di NTB, Siap-siap Didenda Rp 500.000

Tak Kenakan Masker di NTB, Siap-siap Didenda Rp 500.000

Regional
3 Pelajar SMA yang Rampok Toko Emas Tetap Terima Pelajaran dari Dalam Penjara

3 Pelajar SMA yang Rampok Toko Emas Tetap Terima Pelajaran dari Dalam Penjara

Regional
Sebelum Meninggal Positif Covid-19, Guru SMPN 1 Dolopo Jalan-jalan Bersama Keluarga ke Solo

Sebelum Meninggal Positif Covid-19, Guru SMPN 1 Dolopo Jalan-jalan Bersama Keluarga ke Solo

Regional
Awalnya Menolak, Wali Kota Batam Bersedia Tes Swab dan Hasilnya Negatif

Awalnya Menolak, Wali Kota Batam Bersedia Tes Swab dan Hasilnya Negatif

Regional
Korban Arisan HA dari Berbagai Kalangan, Mulai Petani hingga ASN

Korban Arisan HA dari Berbagai Kalangan, Mulai Petani hingga ASN

Regional
Nenek yang Berkurban dari Hasil Menabung 15 Tahun Dihadiahi Umrah Gratis

Nenek yang Berkurban dari Hasil Menabung 15 Tahun Dihadiahi Umrah Gratis

Regional
YouTuber Berulah, Demi Konten Bagikan Daging Berisi Sampah

YouTuber Berulah, Demi Konten Bagikan Daging Berisi Sampah

Regional
Palembang Tetapkan 3 Rute Jalur Khusus Sepeda

Palembang Tetapkan 3 Rute Jalur Khusus Sepeda

Regional
Ini Motif YouTuber Edi Putra Buat Video Prank Daging Kurban Isi Sampah

Ini Motif YouTuber Edi Putra Buat Video Prank Daging Kurban Isi Sampah

Regional
Tambah 4 Perjalanan, KA Argo Parahyangan Bandung-Jakarta Kembali Beroperasi, Cek Jadwalnya

Tambah 4 Perjalanan, KA Argo Parahyangan Bandung-Jakarta Kembali Beroperasi, Cek Jadwalnya

Regional
Duduk Perkara YouTuber Edo Putra, Berawal dari Konten Berita Beralih ke Prank Sampah

Duduk Perkara YouTuber Edo Putra, Berawal dari Konten Berita Beralih ke Prank Sampah

Regional
Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X