15 Napi "High Risk" Jatim Dipindah Ke Nusakambangan

Kompas.com - 27/11/2018, 17:02 WIB
Ilustrasi thawornnurakIlustrasi

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebanyak 15 narapidana ( napi) asal Jawa Timur dipindah ke lembaga pemasyarakatan ( Lapas) Narkotika Nusakambangan Jawa Tengah, Minggu (25/11/2018).

Pemindahan napi "High Risk" karena Lapas dan rumah tahanan di Jatim sudah melebihi kapasitas atau overload.

"Kita sebut High Risk karena napi tersebut punya potensi membuat konflik karena pengaruh, pemikiran maupun keahlian yang dimilikinya," kata Kepala Diviai Pemasyarakatan, Kanwil Kemenkumham Jawa Timur Anas Saeful Anwar, Selasa (27/11/2018).

Ke-15 napi itu berasal dari 3 Lapas Kelas I di Jawa Timur, yakni Lapas Surabaya, Malang dan Madiun. Semuanya merupakan napi kasus narkotika dengan vonis hukuman sementara paling ringan 5 tahun, 2 diantaranya divonis seumur hidup.

Baca juga: 2 Napi Teroris di Nusakambangan Dehidrasi, 1 Meninggal Dunia

Pemindahan tersebut kata Anas untuk mengurangi dampak overload di 3 lapas asal mereka. Hingga 26 November

2018, jumlah penghuni Lapas/ Rutan di Jawa Timur mencapai 26.831 orang dengan angka overcrowded mencapai 116 persen.

"Pengurangan narapidana High Risk ini diharapkan bisa mengurangi dampak yang ditimbulkan dari kondisi yang tidak ideal di Lapas dan Rutan di Jatim," ujarnya.

Pemindahan ke-15 napi tersebut selain dikawal tim satgas dari Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jatim, juga 18 anggota Brimob Polda Jatim dengan menggunakan bus pada Minggu (25/11/2018) sekitar pukul 23.15 WIB dari Lapas Kelas I Madiun.

Rombongan sampai di pelabuhan penyeberangan pada Senin (26/11/2018) sekitar pukul 07.30 WIB. Dan diterima langsung Kalapas Klas IIA Narkotika Nusakambangan Herman Mulawarman. 

Baca juga: Lapas Super Maximum Security Dibangun di Nusakambangan untuk Napi Kelas Kakap

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Terpengaruh Aksi Teror, Bali Tetap Aman Dikunjungi

Tak Terpengaruh Aksi Teror, Bali Tetap Aman Dikunjungi

Regional
Kisah Pengungsi Gempa Maluku, Sengsara di Tenda, Dipungut Rp 100.000 untuk Nikmati Penerangan

Kisah Pengungsi Gempa Maluku, Sengsara di Tenda, Dipungut Rp 100.000 untuk Nikmati Penerangan

Regional
Rektor UMI Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Pelaku Penyerangan Mahasiswa

Rektor UMI Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Pelaku Penyerangan Mahasiswa

Regional
Hujan Es Hingga Pohon Tumbang Terjadi di Kota Serang

Hujan Es Hingga Pohon Tumbang Terjadi di Kota Serang

Regional
Pergi Mancing sejak Tiga Hari Lalu, Pria di Bali Ditemukan Tak Bernyawa

Pergi Mancing sejak Tiga Hari Lalu, Pria di Bali Ditemukan Tak Bernyawa

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Warga: Orangnya Baik

Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Warga: Orangnya Baik

Regional
Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Markas Polisi di Jabar Tingkatkan Keamanan

Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Markas Polisi di Jabar Tingkatkan Keamanan

Regional
Tembak Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Masih Jadi Saksi

Tembak Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Masih Jadi Saksi

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Dikenal Sebagai Pengemudi Ojek Online dan Penjual Bakso Bakar

Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Dikenal Sebagai Pengemudi Ojek Online dan Penjual Bakso Bakar

Regional
Mantan Menaker Hanif Dhakiri Ramaikan Bursa Calon Wali Kota Surabaya

Mantan Menaker Hanif Dhakiri Ramaikan Bursa Calon Wali Kota Surabaya

Regional
Denny Indrayana Optimistis Maju Sebagai Calon Gubernur Kalsel Lewat Jalur Partai

Denny Indrayana Optimistis Maju Sebagai Calon Gubernur Kalsel Lewat Jalur Partai

Regional
Menteri hingga Gubernur Kirim Karangan Bunga untuk Keluarga Djaduk Ferianto

Menteri hingga Gubernur Kirim Karangan Bunga untuk Keluarga Djaduk Ferianto

Regional
Polda Jatim Akan Tetapkan Tersangka Baru Kasus Sekolah Ambruk di Pasuruan

Polda Jatim Akan Tetapkan Tersangka Baru Kasus Sekolah Ambruk di Pasuruan

Regional
Buntut Kematian Mahasiswa di Kampus, Rektor UMI Minta Polisi Berjaga 1 Bulan

Buntut Kematian Mahasiswa di Kampus, Rektor UMI Minta Polisi Berjaga 1 Bulan

Regional
Pelamar CPNS Tak Penuhi Syarat Seleksi Administrasi Bisa Manfaatkan Waktu Sanggah

Pelamar CPNS Tak Penuhi Syarat Seleksi Administrasi Bisa Manfaatkan Waktu Sanggah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X