Uang Kuliah Habis untuk Foya-foya, Mahasiswa Ini Nekat Mencuri dan Membunuh

Kompas.com - 27/11/2018, 16:27 WIB
Panik dan bingung tak bisa bayar uang kuliah, Richard Trumen Purba nekat mencuri dan membunuh, Selasa (27/11/2018) KOMPAS.com / Mei LeandhaPanik dan bingung tak bisa bayar uang kuliah, Richard Trumen Purba nekat mencuri dan membunuh, Selasa (27/11/2018)

MEDAN, KOMPAS.com - Richard Trumen Purba (26), panik. Uang kuliah yang diberikan orangtuanya sebesar Rp 5 juta habis buat foya-foya. Sementara, batas pembayaran sudah dekat. Mahasiswa salah satu universitas swasta di Kota Medan ini pun putar otak mencari uang.

Idenya dengan membuat proposal permohonan bantuan dana perayaan Natal. Richard lalu mendatangi rumah tetangganya Karyawan Ginting di Jalan Bunga Sedap Malam XV, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan yang dikenal kaya raya pada Sabtu (24/11/2018) petang.

Namun, dia hanya bertemu Rudi Ginting, anak pengusaha panglong itu. Rudi meminta agar Richard datang besok saja karena malam ini mereka sekeluarga menginap di hotel bintang lima di Kota Medan. Menurut, Richard melangkah pulang.

Baca juga: Pembunuhan Khashoggi: Polisi Turki Geledah Vila Milik Pengusaha Saudi

 

Di perjalanan, tiba-tiba muncul niatnya untuk mencuri di rumah Karyawan. Dari rumahnya, dia mengambil pisau lipat merek AK 47 ACC dan kunci letter T.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sambil menunggu dini hari, Richard menenggelamkan diri berselancar di dunia maya. Tepat pukul 02.30 WIB, dia memanjat pagar samping kiri rumah mewah tersebut. 

"Pelaku mengira rumah kosong, pakai pisau dia congkel pintu yang ternyata tak dikunci. Lalu mengambil sejumlah barang seperti parfum, bongkahan batu akik dan jam tangan. Saat mengendap di garasi, pelaku terkejut mendengar ada orang membuka pintu," kata Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, Selasa (27/11/2018).

Dalam penerangan yang temaram, pelaku mendatangi sumber suara. Rupanya ada seseorang sedang tertidur dengan posisi menghadap ke dinding.

Dia adalah asisten rumah tangga Jenni Ida Rosyani Boru Siringoringo (22) yang ternyata tak ikut majikannya menginap di hotel. Kamar tidurnya dekat dengan garasi dan pintunya hanya horden.

"Pelaku menikam leher korban sebanyak dua kali, kemudian kabur. Hasil otopsi, korban meninggal dunia akibat kehabisan darah," ungkap Yasir.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.