Tiga Begal di Kota Bandung Ditangkap, Salah Satu Pelaku Ditembak

Kompas.com - 27/11/2018, 05:56 WIB
Kapolsek Lengkong Kompol Purwanto tengah merilis penangkapan kawanan begal di Bandung yang kerap meresahkan masyarakat KOMPAS.com/AGIEPERMADIKapolsek Lengkong Kompol Purwanto tengah merilis penangkapan kawanan begal di Bandung yang kerap meresahkan masyarakat

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi akhirnya berhasil membekuk kawanan begal yang telah beraksi sebanyak 10 kali di kota Bandung.

Para pelaku berjumlah tiga orang dan ditangkap Unit Reserse Kriminal Polsek Lengkong. Satu dari tiga pelaku terpaksa ditembak lantaran melawan saat akan ditangkap. Dia adalah berinsial A. Sementara dua pelaku lainnya adalah E dan W. Mereka dibekuk di tempat dan lokasi yang berbeda.

"Satu pelaku kami berikan tindakan tegas dan terukur karena mencoba melawan saat diamankan," ujar Kapolsek Lengkong Kompol Purwanto di Mapolsek Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (26/11/2018).

Penangkapan para pelaku berawal dari aksi begal yang terjadi di kota Bandung, tepatnya di wilayah Paledang dan Jalan Karapitan, beberapa waktu lalu.

Polisi melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap A dan E yang saat itu tengah beraksi di Lengkong Besar.

"Keduanya ditangkap saat anggota kami melakukan kring serse," tuturnya.

Baca juga: Begal yang Tewaskan Mahasiswi di Bandung Diancam Hukuman Mati

Namum, saat hendak ditangkap pelaku A berusaha untuk kabur dan melawan. Polisi sempat memberi tembakan peringatan, tetapi tidak digubris. Akhirnya, pelaku A terpaksa ditembak dan peluru mengenai kaki kanannya.

Berdasarkan hasil pengembangan pemeriksaan terhadap AP, polisi kemudian menangkap pelaku lain berinisial W yang merupakan seorang penadah.

Kepada polisi, para pelaku mengaku sudah 10 kali membegal.

Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu motor bebek sport yang dipakai beraksi, dan beberapa dokumen kendaraan bermotor.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 365 KHUPidana tentang pencurian disertai kekerasan, dengan ancaman pidana di atas 5 tahun penjara.

Baca juga: Polisi Tangkap Empat Begal Berpistol Mainan di Bandung

Sementara terhadap pelaku Willy yang merupakan penadah, polisi terapkan Pasal 480 KHUPidana dengan ancaman paling singkat lima tahun.

"Satu orang pelaku lainnya sedang dilakukan pengejaran oleh anggota," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Terpengaruh Aksi Teror, Bali Tetap Aman Dikunjungi

Tak Terpengaruh Aksi Teror, Bali Tetap Aman Dikunjungi

Regional
Kisah Pengungsi Gempa Maluku, Sengsara di Tenda, Dipungut Rp 100.000 untuk Nikmati Penerangan

Kisah Pengungsi Gempa Maluku, Sengsara di Tenda, Dipungut Rp 100.000 untuk Nikmati Penerangan

Regional
Rektor UMI Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Pelaku Penyerangan Mahasiswa

Rektor UMI Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Pelaku Penyerangan Mahasiswa

Regional
Hujan Es Hingga Pohon Tumbang Terjadi di Kota Serang

Hujan Es Hingga Pohon Tumbang Terjadi di Kota Serang

Regional
Pergi Mancing sejak Tiga Hari Lalu, Pria di Bali Ditemukan Tak Bernyawa

Pergi Mancing sejak Tiga Hari Lalu, Pria di Bali Ditemukan Tak Bernyawa

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Warga: Orangnya Baik

Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Warga: Orangnya Baik

Regional
Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Markas Polisi di Jabar Tingkatkan Keamanan

Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Markas Polisi di Jabar Tingkatkan Keamanan

Regional
Tembak Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Masih Jadi Saksi

Tembak Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Masih Jadi Saksi

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Dikenal Sebagai Pengemudi Ojek Online dan Penjual Bakso Bakar

Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Dikenal Sebagai Pengemudi Ojek Online dan Penjual Bakso Bakar

Regional
Mantan Menaker Hanif Dhakiri Ramaikan Bursa Calon Wali Kota Surabaya

Mantan Menaker Hanif Dhakiri Ramaikan Bursa Calon Wali Kota Surabaya

Regional
Denny Indrayana Optimistis Maju Sebagai Calon Gubernur Kalsel Lewat Jalur Partai

Denny Indrayana Optimistis Maju Sebagai Calon Gubernur Kalsel Lewat Jalur Partai

Regional
Menteri hingga Gubernur Kirim Karangan Bunga untuk Keluarga Djaduk Ferianto

Menteri hingga Gubernur Kirim Karangan Bunga untuk Keluarga Djaduk Ferianto

Regional
Polda Jatim Akan Tetapkan Tersangka Baru Kasus Sekolah Ambruk di Pasuruan

Polda Jatim Akan Tetapkan Tersangka Baru Kasus Sekolah Ambruk di Pasuruan

Regional
Buntut Kematian Mahasiswa di Kampus, Rektor UMI Minta Polisi Berjaga 1 Bulan

Buntut Kematian Mahasiswa di Kampus, Rektor UMI Minta Polisi Berjaga 1 Bulan

Regional
Pelamar CPNS Tak Penuhi Syarat Seleksi Administrasi Bisa Manfaatkan Waktu Sanggah

Pelamar CPNS Tak Penuhi Syarat Seleksi Administrasi Bisa Manfaatkan Waktu Sanggah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X