Ketakutan karena Gempa, Nenek Agustina Lari dan Tersesat di Hutan

Kompas.com - 26/11/2018, 07:24 WIB
Nenek Agustina dikerubuti warga saat tiba di rumah setelah tersesat di hutan selama 6 hari. KOMPAS.com/ JUNAEDINenek Agustina dikerubuti warga saat tiba di rumah setelah tersesat di hutan selama 6 hari.

MAMASA, KOMPAS.com – Diduga stres berat dan ketakutan diguncang gempa beruntun, nenek Agustina (58) lari kalang kabut dari tenda pengungsian ke dalam hutan seorang diri, saat gempa susulan terus mengguncang Mamasa, Sabtu malam (18/11/2018) lalu.

Keluarga kemudian mencari Agustina hingga ke luar daerah seperti Pinrang, Polewali Mandar dan Toraja, namun tak menemukan jejaknya.

Setelah dicari selama 6 hari, Agustina ditemukan warga sedang tersesat di tengah hutan dalam keadaan berjalan sempoyongan. Agustina kemudian diantar warga ke keluarga di kampung halamannya.

Marthen, salah satu keluarga mengungkapkan, Agustina ditemukan warga dalam keadaan sehat di Hutan Salu Mongin, sekitar 10 kilometer dari lokasi pengungsian di Desa Rambusaratu.


Baca juga: Relawan Ini Gelar Lapak Membaca Gratis bagi Anak-anak Korban Gempa Mamasa

Selama tersesat di hutan seorang diri, Agustina tidak membawa bekal apa pun. Akibatnya, ia mengalami kelaparan.

Menurut Marten, neneknya panik dan lari dari pengungsian karena takut dan trauma akibat gempa yang terus mengguncang Mamasa sejak dua pekan terakhir.

“Keluarga sempat mencari keluar daerah tapi tak ditemukan. Keluarga bersyukur karena nenek pulang dengan selamat padahal kami sudah khawatir dan sempat menduga yang lain-lain,” jelas Marthen.

Baca juga: Satu Pengungsi Gempa Mamasa Dilaporkan Hilang Misterius

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Regional
Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Regional
Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Regional
Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Regional
Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Regional
Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Regional
Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Regional
Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Regional
Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Regional
Status Normal, Pengelola TWA Tangkuban Parahu Langsung Buka Loket Kunjungan

Status Normal, Pengelola TWA Tangkuban Parahu Langsung Buka Loket Kunjungan

Regional
Polisi Tangkap Dua Lagi Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Sales Mobil

Polisi Tangkap Dua Lagi Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Sales Mobil

Regional
60 Hektar Kawasan Hutan Gunung Anjasmoro Jombang Terbakar

60 Hektar Kawasan Hutan Gunung Anjasmoro Jombang Terbakar

Regional
Angin Kencang, Sebagian Akses Wisata Dataran Tinggi Dieng Tertutup

Angin Kencang, Sebagian Akses Wisata Dataran Tinggi Dieng Tertutup

Regional
Soal Ibu Kota, Bappenas Pastikan Itu Lahan Negara, Bukan Kesultanan

Soal Ibu Kota, Bappenas Pastikan Itu Lahan Negara, Bukan Kesultanan

Regional
Hendak ke Yogya, Polisi Pulangkan Suporter Persis Kembali ke Solo

Hendak ke Yogya, Polisi Pulangkan Suporter Persis Kembali ke Solo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X