Ombudsman Periksa 7 Pihak Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi UGM Saat KKN

Kompas.com - 23/11/2018, 20:45 WIB
Anggota Ombudsman RI, Ninik Rahayu saat  jumpa pers, Sabtu (10/11/2018) KOMPAS.com / Wijaya KusumaAnggota Ombudsman RI, Ninik Rahayu saat jumpa pers, Sabtu (10/11/2018)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Ombudsman RI perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta ( DIY) "marathon" melakukan investigasi dugaan maladministrasi penanganan dugaan pelecehan seksual saat KKN UGM.

Setidaknya, sampai dengan saat ini, Ombudsman telah meminta penjelasan tujuh pihak.

"Seminggu ini kami "marathon" meminta penjelasan dari beberapa pihak," ujar Kepala Ombudsman RI Perwakilan DIY, Budhi Masthuri, Jumat (23/11/2018)

Budhi menyampaikan, selama seminggu ini, Ombudsman telah meminta penjelasan dari Dekan Fakultas Fisipol, Dekan Fakultas Teknik,  Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM) UGM, Balairung Press, dan gerakan #kitaAgni.

"Hari ini kita minta penjelasan ke koordinator tim investigasi lintas fakultas dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Jadi total semua sampai sekarang ada 7 yang sudah dimintai penjelasan," ungkapnya.

Baca juga: Ombudsman Temukan Data Baru Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswi UGM di KKN

Menurutnya, dari 7 pihak yang telah memberikan penjelasan, Ombudsman sudah memiliki gambaran. Sehingga, dalam beberapa hari ke depan, pihaknya akan mengolah dan mengkaji data yang didapatkan.

"Sudah mulai ada gambaran, bagaimana proses penanganan UGM, ya sudah mulai terlihat. Kami mungkin break dulu beberapa hari ini untuk merekap semua data, kalaupun kami ingin tambahkan yang mendesak (meminta penjelasan) departemen teknik," ungkapnya.

Terkait apakah Ombudsman akan meminta penjelasan dari Rektor UGM, Budhi Masthuri mengatakan masih akan melihat dari data yang diperoleh.

Jika nantinya dirasa perlu, maka pihaknya akan meminta penjelasan langsung dari Rektor UGM.

"Setelah kami kompilasi, kami lihat apakah bisa disimpulkan atau masih perlu penjelasan langsung dari Rektor UGM," tegasnya. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

Regional
Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Regional
Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Regional
Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Regional
Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

Regional
Cemburu Berujung Maut, Perempuan Hamil 7 Bulan Tewas di Tangan Suami Siri

Cemburu Berujung Maut, Perempuan Hamil 7 Bulan Tewas di Tangan Suami Siri

Regional
Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Regional
Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Regional
Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Regional
Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Regional
Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Regional
Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Regional
Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X