Bus Terguling di Depan Gudang Amunisi TNI AD, Penumpang Histeris

Kompas.com - 23/11/2018, 19:56 WIB

MADIUN, KOMPAS.com - Bus Mira jurusan Surabaya-Jogja bernomor polisi S 7829 US terguling di ruas jalan nasional Surabaya-Madiun, tepatnya di Km 142, Desa Sidorejo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Jumat ( 23/11/2018) siang.

Bus jurusan kota gudeg itu terguling di depan gudang penyimpanan amunisi Divisi Peralatan TNI Angkatan Darat saat hendak menghindari traffic cone (pembatas jalan) yang berada di depannya. Seluruh penumpang berteriak histeris saat bus terguling.

Para penumpang dibantu anggota TNI keluar dari dalam bus yang terguling. Para penumpang yang keluar dari bus syok dan menangis.

"Bus memotong menghindar ke arah kiri lantaran di depannya ada kerucut traffic cone (pembatas jalan). Kondisi itu menjadikan bus turun ke jalan beraspal hingga akhirnya terguling ambruk menutup badan jalan," kata Dicky Harun Firmansyah (22), seorang penumpang asal Mojokerto kepada wartawan di lokasi kejadian.

Baca juga: Polisi Duga Penyebab Kebakaran SPBU di Jember karena Ditabrak Bus

Menurut Dicky, sopir bus bernama Taryono hendak mau meluruskan arah laju kendaraan namun tidak berhasil hingga akhirnya bus oleng terguling.

"Saat bus oleng hingga terguling seluruh penumpang sekitar 15 orang histeris berteriak semuanya," kata Dicky.

Dicky menjelaskan, kecelakaan itu bermula saat bus Mira melaju dari arah Surabaya menuju Madiun. Sesampainya di lokasi, bus mendahului mobil yang berada di depannya.

Namun usai mendahului mobil, kata Dicky, sopir dikejutkan dengan pembatas jalan yang berada di depannya. Kontan, sopir membanting arah setir ke kiri hingga akhirnya oleng dan keluar dari ruas jalan.

Setelah oleng, lanjut Dicky, bus akhirnya terguling ke badan jalan. Kaca depan dan beberapa kaca samping bus pecah. Sementara badan bus melintang menutup sebagian badan jalan.

Akibat kecelakaan itu, arus lalu lintas di ruas jalan Saradan-Surabaya macet hingga dua jam. Arus lalu lintas kembali normal setelah bus berhasil dievakuasi.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Lima orang dilaporkan mengalami luka-luka dan dua penumpang lainnya dirawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Caruban.

Baca juga: Korban Tewas dalam Kebakaran SPBU di Jember Yakni Sopir Bus

Kepala Unit Lantas Polsek Mejayan, Ipda Ramijan kepada wartawan menyatakan, kecepatan bus di atas rata-rata dan posisinya terlalu memakan ke kiri jalan.

"Akibatnya roda kiri masuk di trotoar. Dan, saat sopir hendak mengembalikan setir ke arah kanan jalan hilang kendali hingga akhirnya membuat bus terguling," jelas Ramijan.

Dia menambahkan, setelah kejadian pelat nomor bus ditutup dengan koran. Ia menduga, pelat nomor sengaja ditutupi agar tidak diketahui banyak orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.