5 Turis India yang Mengemis di Nunukan Dideportasi dan Dicekal Masuk Indonesia

Kompas.com - 23/11/2018, 10:43 WIB
Lima turis asal Punjab, India, diamankan oleh Kantor Imigrasi Nunukan karena mengemis dan meramal di Nunukan. Mereka dideportasi dan dicekal memasuki Indonesia selama 1 tahun. Dok. Kantor Imigrasi NunukanLima turis asal Punjab, India, diamankan oleh Kantor Imigrasi Nunukan karena mengemis dan meramal di Nunukan. Mereka dideportasi dan dicekal memasuki Indonesia selama 1 tahun.

NUNUKAN, KOMPAS.com - Kantor Imigrasi klas II B Nunukan Kalimantan Utara akhirnya mendeportasi 5 Turis asal India yang melakukan kegiatan mengemis dan meramal di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara).

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) kantor Imigrasi Nunukan Bimo Mardi Wibowo mengatakan, lima turis India tersebut masing-masing bernama Gurdeep Singh (24), Tarlok Singh (57), Jaswinder Singh (33), Satpol Singh (58) dan Jarnail Singh (59). 

Mereka terbukti melakukan pelanggaran visa wisata sehingga konsekuensinya adalah pengusiran atau deportasi ke negara asal mereka.

"Mereka masuk ke Indonesia menggunakan cap bebas visa wisata, berlaku selama 30 hari. Namun kegiatan mereka adalah meminta-minta sumbangan dengan alasan kehabisan uang," ujar Bimo, Jumat (23/11/2018).

Baca juga: 5 Turis India yang Mengemis dan Meramal di Nunukan Tak Bisa Bahasa Indonesia

Bimo menambahkan, 5 WNA dari India tersebut dideportasi melalui Negara Bagian Sabah, Malaysia. Pihak Imigrasi Nunukan sebelumnya telah menyurati Kantor Perwakilan Negara India di Bali.

Kelima wisatawan dari India tersebut juga akan mendapat pencekalan masuk ke Indonesia selama satu tahun ke depan.

"Mereka telah mempunyai tiket pesawat untuk kembali ke India dengan rute Kota Kinabalu- Kuala Lumpur - New Delhi," imbuh Bimo.

Sebelum dideportasi, 5 WNA India tersebut telah menjalani penahanan selama enam hari. Mereka diamankan oleh Imigrasi Nunukan karena sejumlah warga melaporkan adanya turis India yang mengemis dan meramal untuk mendapatkan uang.

Pemulangan mereka juga dipercepat karena Tarlok Singh (57) mengaku mengidap sakit diabetes dan Jarnail Singh (59) mengaku mengidap sakit kanker.

Baca juga: Mengemis dan Meramal, 5 Turis India Diamankan Imigrasi Nunukan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Kiai Protes Jabatan Menteri Agama ke PBNU | Risma Akui Rugi Tolak Jadi Menteri

[POPULER NUSANTARA] Kiai Protes Jabatan Menteri Agama ke PBNU | Risma Akui Rugi Tolak Jadi Menteri

Regional
Pasien Demam Berdarah di Cianjur Bertambah Jadi 22 Orang

Pasien Demam Berdarah di Cianjur Bertambah Jadi 22 Orang

Regional
Puslabfor Ambil Sampel di Lokasi Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi

Puslabfor Ambil Sampel di Lokasi Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi

Regional
Ganjar Apresiasi Terpilihnya Tito Karnavian Sebagai Mendagri

Ganjar Apresiasi Terpilihnya Tito Karnavian Sebagai Mendagri

Regional
Surabaya Bakal Punya Layanan Kedokteran Nuklir, Warga Tak Perlu Terapi ke Luar Kota

Surabaya Bakal Punya Layanan Kedokteran Nuklir, Warga Tak Perlu Terapi ke Luar Kota

Regional
Pilkada Surabaya, Risma Akui Diminta Pendapat Megawati Soal Calon Wali Kota dari PDIP

Pilkada Surabaya, Risma Akui Diminta Pendapat Megawati Soal Calon Wali Kota dari PDIP

Regional
Dalam 7 Bulan, 186 Orang Meninggal karena Kecelakaan di Banyumas

Dalam 7 Bulan, 186 Orang Meninggal karena Kecelakaan di Banyumas

Regional
Bersembunyi 2 Tahun dengan Nama Palsu, Buronan Koruptor Ini Akhirnya Ditangkap

Bersembunyi 2 Tahun dengan Nama Palsu, Buronan Koruptor Ini Akhirnya Ditangkap

Regional
Api di Gunung Tampomas Masih Menyala, Luas Lahan yang Terbakar Capai 154 Hektare

Api di Gunung Tampomas Masih Menyala, Luas Lahan yang Terbakar Capai 154 Hektare

Regional
Asosiasi Tradisi Lisan Gelar Munas dan Seminar Internasional di Makassar

Asosiasi Tradisi Lisan Gelar Munas dan Seminar Internasional di Makassar

Regional
Kepala Daerah di Maluku Diminta Tak Takut dengan KPK

Kepala Daerah di Maluku Diminta Tak Takut dengan KPK

Regional
Tak Ingin Ada OTT, Wakil Ketua KPK Minta Kepala Daerah di Maluku Tak Berbuat Tercela

Tak Ingin Ada OTT, Wakil Ketua KPK Minta Kepala Daerah di Maluku Tak Berbuat Tercela

Regional
Dalam Sepekan Terjadi 3 Kecelakaan di Lampung, 12 Orang Tewas

Dalam Sepekan Terjadi 3 Kecelakaan di Lampung, 12 Orang Tewas

Regional
Dedi Mulyadi: Susi Pudjiastuti Legenda Kelautan

Dedi Mulyadi: Susi Pudjiastuti Legenda Kelautan

Regional
Ayah 15 Kali Cabuli Anak Tirinya yang Masih di Bawah Umur

Ayah 15 Kali Cabuli Anak Tirinya yang Masih di Bawah Umur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X