Mahasiswa PMKRI Minta Presiden Jokowi Perhatikan Infrastruktur di Perbatasan RI-Timor Leste

Kompas.com - 23/11/2018, 09:52 WIB
Mahasiswa PMKRI Cabang Kupang, saat menggelar diskusi publik tentang optimalisasi pembangunan kawasan perbatasan RI - Timor Leste di Aula DPD Provinsi NTT, Kota Kupang, Kamis (22/11/2018) kemarin KOMPAS.com/Sigiranus Marutho BereMahasiswa PMKRI Cabang Kupang, saat menggelar diskusi publik tentang optimalisasi pembangunan kawasan perbatasan RI - Timor Leste di Aula DPD Provinsi NTT, Kota Kupang, Kamis (22/11/2018) kemarin


KUPANG, KOMPAS.com - Organisasi mahasiswa Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia ( PMKRI) Cabang Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), meminta Presiden Joko Widodo agar memperhatikan kondisi infrastruktur di wilayah itu yang masih rusak.

Hal itu disampaikan Ketua PMKRI Cabang Kupang Engelbertus Boli Tobi, usai menggelar diskusi publik tentang optimalisasi pembangunan kawasan perbatasan RI- Timor Leste di Aula DPD Provinsi NTT, Kota Kupang, Kamis (22/11/2018) kemarin.

Menurut Engelbertus, infrastruktur yang harus diperhatikan Jokowi yakni jalan yang berada di perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste.

Baca juga: Gubernur NTT Ingin Pengunjung yang Masuk Taman Nasional Komodo Bayar Mahal

"Jalan di Kecamatan Amfoang, Kabupaten Kupang, yang berbatasan langsung dengan Distrik Oekusi, Timor Leste, kondisinya sangat memrihatinkan dan belum disentuh sehingga kita minta Pak Jokowi untuk membenahinya," ucap Engelbertus.

Jalan di wilayah Amfoang, lanjut Engelbertus, rencananya akan dibenahi oleh pemerintah Provinsi NTT. Namun, ia berharap, pemerintah pusat juga bisa mengintervensi dengan bantuan tambahan anggaran.

Selain infrastruktur kata Engelbertus, akses pendidikan dan ekonomi di wilayah perbatasan masih tertinggal.

Baca juga: Gubernur NTT: Kita Punya Komodo, tapi Kita Tidak Dapat Apa-apa

Engelbertus berharap, pembangunan kawasan perbatasan menjadi isu penting buat negara. Jangan sampai wilayah perbatasan dilihat menjadi daerah terbelakang di negara ini.

"Orang kita di perbatasan, justru lebih senang ke Timor Leste," imbuh dia.

"Hasil rekomendasi dialog kita kali ini akan kita kirim ke Pak Jokowi, supaya kawasan perbatasan bisa diperhatikan " ujar dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X