Di Kontrakan Terduga Pembunuh Dufi, Polisi Amankan Baju, Sprei, dan Golok

Kompas.com - 22/11/2018, 15:37 WIB
M Nurhadi, terduga pembunuh mantan jurnalis Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi yang jenazahnya ditemukan di dalam drum, Bogor, Jawa Barat, Minggu (18/11/2018) diserahkan ke Polres Bogor. KOMPAS.com/SHERLY PUSPITAM Nurhadi, terduga pembunuh mantan jurnalis Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi yang jenazahnya ditemukan di dalam drum, Bogor, Jawa Barat, Minggu (18/11/2018) diserahkan ke Polres Bogor.

BOGOR, KOMPAS.com — Nurhadi, terduga pelaku pembunuhan terhadap Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi dikenal tertutup selama tinggal di rumah kontrakannya di Kampung Bubulak, Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Munasik, tetangga Nurhadi, mengatakan, setelah peristiwa pembunuhan itu, polisi mendatangi rumah kontrakan pelaku.

Kemudian, dari dalam rumah kontrakan pelaku, polisi membawa sejumlah barang, antara lain baju, sprei, dan golok.

"Pada Selasa malam, polisi datang ke sini (kontrakan pelaku). Terus mereka membawa barang-barang milik pelaku," ujar Munasik, Kamis (22/11/2018).


Munasik mengatakan, sehari sebelum polisi mendatangi rumah kontrakan pelaku, ia sempat melihat pelaku bersama istrinya datang.

Baca juga: Terungkapnya Pembunuh Dufi, Pria yang Ditemukan Tewas di Dalam Drum

"Senin malam itu saya lihat dia sama istrinya datang ke kontrakan, naik motor," kata Munasik.

Lanjut dia, selama tinggal di sana, pelaku jarang bersosialisasi dengan warga sekitar. Bahkan, pintu rumah kontrakannya selalu tertutup.

Atas peristiwa pembunuhan tersebut, Munasik pun merasa kecolongan.

"Dia (pelaku) tinggal di kontrakan sini baru lima bulan. Waktu ngontrak di sini, dia juga nggak ngasih KTP. Saya juga enggak tahu persis pekerjaan dia apa," tuturnya.

"Setiap saya mau ngecek ke rumahnya, pintunya selalu ketutup. Saya kira enggak ada orang," tambah dia.

Baca juga: Terduga Pembunuh Dufi Diserahkan ke Polres Bogor

Sebelumnya, Nurhadi ditangkap oleh jajaran Subdit 3 Resmob Polda Metro Jaya di wilayah Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (20/11/2018) siang.

Selain Nurhadi, polisi turut mengamankan seorang wanita yang belakangan diketahui adalah istri terduga pelaku bernama Sari.

Ketika diamankan, polisi menemukan ponsel, kartu tanda penduduk (KTP), surat izin mengemudi (SIM), kartu ATM, dan buku tabungan milik korban.

Polda Metro Jaya sudah menyerahkan Nurhadi dan Sari ke Polres Bogor untuk dilakukan pengembangan terhadap kasus tersebut.

Namun, hingga saat ini Kepolisian Resor Bogor belum memberikan keterangan resmi terkait kasus itu.

Baca juga: Mobil Dufi, Pria yang Tewas di Dalam Drum, Hilang dari Parkiran Stasiun Rawabuntu

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rampok Ponsel Pacarnya, Seorang Pelajar di Bima Ditangkap Polisi

Rampok Ponsel Pacarnya, Seorang Pelajar di Bima Ditangkap Polisi

Regional
Macan Tutul Mati di Pati Diduga Akibat Pertarungan Berebut Teritori

Macan Tutul Mati di Pati Diduga Akibat Pertarungan Berebut Teritori

Regional
Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Regional
Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Regional
Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Regional
Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Regional
Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Regional
Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Regional
Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

Regional
'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

Regional
Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Regional
Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Regional
Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Regional
Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X