Layani Pengisian BBM Menggunakan Jeriken, 2 SPBU di Palopo Kena Sanksi

Kompas.com - 22/11/2018, 13:23 WIB
Ilustrasi BBM. (ABC/Nic MacBean) Ilustrasi BBM. (ABC/Nic MacBean)

PALOPO, KOMPAS. com – Terminal Bahan Bakar Minyak ( BBM) Palopo terpaksa menghentikan penyaluran BBM jenis premium selama sebulan kepada 2 stasiun pengisian bahan bakar ( SPBU) di kota Palopo, Sulawesi Selatan, karena melakukan pengisian BBM menggunakan jeriken.

Kedua SPBU tersebut yakni SPBU Padang Alipan di Kecamatan Telluwanua dan SPBU Binturu di Kecamatan Wara.

Kepala Terminal BBM Palopo Novi Prasetyo mengatakan, kedua SPBU tersebut disanksi karena melakukan pelanggaran hukum yakni melayani penjualan BBM jenis premium dalam bentuk jeriken.


Baca juga: Distribusi BBM Lambat, Kendaraan Mengular di SPBU Kota Palopo

Sanksi yang kami berikan adalah menghentikan penyuplaian BBM jenis subsidi selama sebulan, sanksi ini sebagai teguran awal. Jika masih melakukan pelanggaran ke depan, maka tidak menutup kemungkinan izin usahanya kami cabut dan sudah tidak bisa lagi kami suplaikan BBM," kata Novi, Kamis (22/11/2018).

Novi mengatakan, pemberian sanksi keras itu diambil setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat dalam bentuk foto dan video.

Baca juga: Pertamina Pastikan Penyaluran BBM di Timika Telah Normal Kembali

"Dalam undang-undang dan peraturan presiden memang ditegaskan bahwa penjualan BBM subsidi hanya boleh dilakukan lewat SPBU. Itupun hanya untuk kendaraan bermotor, bukan dalam bentuk lain, seperti jeriken. Jika ada yang melayani dalam bentuk jeriken, maka itu ilegal," ujar dia.

Untuk itu, Novi mengharapkan kepada segenap pihak termasuk masyarakat agar ikut melakukan pengawasan aktif dalam penyaluran BBM subsidi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X